Gandeng Wiseco.id, Kemenkop UKM Dampingi Pelaku Usaha Raih Akses Pendanaan
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menggandeng Wiseco.id dalam rangka pendampingan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendapatkan akses pendanaan. Akses pendapaan digelar lewat rangkaian program Bisnis Layak Funding (BisLaf).
Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM KemenKopUKM Temmy Satya Permana mengatakan program Bislaf menjadi momentum bagi para pelaku usaha untuk bertransformasi menjadi lebih baik hingga meningkatkan kapasitas dan kualitas bisnisnya.
“Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan komitmen kita untuk memberikan dukungan terbaik kepada pelaku bisnis kecil dan menengah, tetapi juga sebagai wujud nyata dari upaya bersama untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengembangan bisnis di kalangan pelaku usaha UKM,” ucap Temmy saat membuka acara Workshop dan Pitching Demo Bisnis Layak Funding (BisLaf) di Bogor, Kamis (7/3/2024).
Dalam keterangan resmi Kemenkop UKM, jumlah pendaftar program Bislaf telah mencapai lebih dari 1.300 UKM. Angka tersebut menunjukkan banyaknya UMKM yang telah memahami pentingnya akses pendanaan untuk mengembangkan bisnis mereka.
Baca Juga
Menkop UKM Tekankan Pentingnya Inovasi untuk Perluas Pembiayaan Usaha Mikro
Sementara itu ditargetkan ada 180 UKM yang akan lolos kurasi untuk masuk dalam tahap selanjutnya. Nantinya, 180 UKM yang lolos kurasi ini diharapkan dapat mengikuti program pendampingan dengan serius, dan memanfaatkannya sebaik-baiknya karena sudah menghilangkan satu kesempatan dari peserta yang lain.
UKM yang lolos akan diberikan panduan dan informasi tentang bagaimana membangun bisnis yang memiliki potensi mendapatkan pendanaan (funding) dari berbagai sumber, seperti investor, lembaga keuangan, atau program dukungan bisnis lainnya.
Melalui program Bislaf, diharapkan UMKM dapat meningkatkan literasi keuangan mereka mulai dari pembiayaan perbankan, pembiayaan ekspor, pembiayaan berbasis securities crowdfunding, dan pendanaan berbasis private investor.
“Sebanyak 15 pelaku UKM yang akan melakukan pitching hari ini diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik. Sesi ini bukan hanya kesempatan untuk mempresentasikan bisnis mereka, tetapi juga sebagai media branding dan promosi untuk mengenalkan usaha mereka kepada lembaga pembiayaan dan mitra investor,” kata Temmy.
“Tahap ini menjadi pemantik awal sebelum dilakukan pendampingan khusus oleh mitra kami, Wiseco.id,” katanya.
Temmy menambahkan, dari 180 UKM yang didampingi diharapkan ada sebanyak 60 lebih UKM terbaik yang layak funding dan sukses pendanaan. “Bagi para lembaga pembiayaan dan investor, kami harap memberikan feedback positif bagi pelaku UKM dan memberikan kesempatan untuk memberikan akses pendanaan bagi UKM,” kata Temmy.

