Daya Beli Jadi Pertimbangan KAI Commuter Kaji Kenaikan Tarif KRL
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter menyampaikan bahwa rencana kenaikan tarif kereta rel listrik (KRL) masih dalam kajian. Pertimbangan utama dalam kajian ini adalah kemampuan atau daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan tersebut juga harus mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan.
Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter menyampaikan alasan mengkaji rencana kenaikan tarif Kereta Rel Listrik (KRL). Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Mochamad Purnomosidi mengungkapkan kenaikan tarif KRL yang dipertimbangkan relatif kecil jika rencana tersebut diterapkan.
Purnomo menyebut kemungkinan tarif KRL naik hanya Rp 500. Dengan skenario itu, tarif dasar KRL berpotensi naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 3.500 untuk perjalanan 25 kilometer pertama. Namun, Purnomo menegaskan bahwa keputusan menaikkan tarif tidak akan diambil secara tergesa-gesa.

