Ekspor RI 2024 Diprediksi Melemah, Negara Mitra Dagang Ini Diharap Jadi Penopang
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal memprediksi bahwa ekspor Indonesia pada 2024 ini masih mengalami tren pelemahan. Namun, kondisi itu menurutnya tidak terjadi secara tajam, melainkan secara perlahan.
Faisal menilai, kondisi pelemahan ekspor Indonesia yang terjadi secara perlahan bisa ditopang dengan mitra dagang yang diperkirakan pada 2024 ini masih akan mendukung ekspor berkinerja baik, di antaranya India, Jepang dan Uni Eropa.
"Tapi ini juga tidak lantas penurunannya tajam karena sebagian dari mitra dagang kita yang lain masih relatif cukup resilience," ucapnya kepada Investortrust.id, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga
Ekspor Indonesia Diprediksi Masih akan Melemah di 2024, Ini Penyebabnya
"Seperti India misalnya, beberapa yang lain Uni Eropa, Jepang, masih relatif bagus di 2024 prediksinya dibanding 2023," tambah Faisal.
Negara mitra dagang tersebut bisa menjadi penopang ekspor Indonesia di tengah prediksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dan China yang disebut akan melambat pada 2024 ini.
Perlambatan ekonomi Amerika Serikat dan China pada 2024 tersebut diperkirakan akan mempengaruhi supply dan demand terhadap produk ekspor Indonesia.
Adapun diketahui, China diprediksi tumbuh di kisaran 4% dari prediksi 5% pada 2023, kemudian Amerika Serikat diprediksikan tumbuh 1,5% dari prediksi sekitar 2% pada 2023 lalu.
Baca Juga
Tren Ekspor Batubara Diprediksi Melemah Seiring Penerapan EBT
"Nah ini juga akan memengaruhi ke ekspor kita pada 2024, walaupun secara margin, dari sisi harga tekanannya sudah tidak sekencang awal 2023, tapi dari sisi volume juga terpengaruh," terangnya.

