Kualitas Internet Indonesia Masih Rendah, ATSI Bilang Begini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Asosiasi Peyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Dian Siswarini buka suara soal kualitas internet Indonesia yang masih rendah di daerah kawasan. Ia menegaskan industri telekomunikasi wajib menjadikan kualitas layanan (Quality of Service/QoS) sebagai prioritas utama.
“Latency harus serendah mungkin, throughput stabil, dan cakupan sinyal konsisten. Ini syarat mutlak agar ekonomi digital tumbuh,” ujar Dian di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan konektivitas merupakan inti dari ekosistem digital. Tanpa fondasi yang kuat, platform dan layanan digital di atasnya tidak akan berjalan optimal.
“Tidak cukup hanya terhubung. Kita harus tumbuh dan terjaga. Itu artinya infrastruktur harus kuat, aman, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Baca Juga
ATSI Harap Pemerintah Beri Insentif Khusus untuk Perluas Jaringan 3T
Dian juga menyoroti keamanan data dan kebutuhan pusat data yang lebih terlindungi. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat kebijakan perlindungan data seiring meningkatnya trafik digital dan adopsi AI yang kini sudah digunakan lebih dari 80% masyarakat dalam aktivitas harian.
Di sisi lain, ATSI meminta pemerintah mengatur dominasi platform global demi menciptakan level playing field yang adil. “Kami berharap ada regulasi fair agar pemain global juga tunduk pada aturan yang sama seperti pelaku nasional,” ujarnya.
Untuk mendukung transformasi digital, ATSI turut mendorong percepatan 5G Standalone, network slicing, edge computing, serta integrasi layanan cloud, IoT, smart city, hingga layanan publik digital. “Ekosistem digital hanya bisa berkembang jika seluruh layer diorkestrasi dengan baik,” yakin Dian.

