Bagikan

Bosch Bangun Pabrik Komponen EV Pertama di RI, Kemenperin: Investasi yang Tepat

Poin Penting

Bosch memulai pembangunan pabrik komponen EV pertamanya di Indonesia dengan konsep modular di Cikarang, Bekasi, sebagai langkah ekspansi industri otomotif berteknologi tinggi.
Kemenperin menilai investasi Bosch tepat karena MVA Indonesia terus meningkat, mencapai US$ 265,07 miliar pada 2024 dan menempatkan RI pada posisi ke-13 dunia.
Pabrik seluas 82.000 m² ini akan memproduksi ECU, cooling fan, wiper, dan BMS, sekaligus memperkuat ekosistem otomotif nasional dan pengembangan kendaraan rendah emisi.

BEKASI, investortrust.id - PT Robert Bosch secara resmi melakukan peletakan batu pertama untuk fasilitas manufaktur terbarunya di Deltamas Industrial Estate, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia. Fasilitas yang dirancang dengan konsep modular ini akan menjadi pendorong bagi fase pertumbuhan Bosch berikutnya di Indonesia.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai komitmen PT Robert Bosch yang berinvestasi dengan melakukan pembangunan pabrik manufaktur modular di Indonesia merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, industri manufaktur di Tanah Air dalam kondisi yang kuat dengan capaian nilai tambah atau Manufacturing Value Added (MVA).

Berdasarkan data yang dipaparkan, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta menjelaskan, Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia terus meningkat sejak 2019. Bahkan pada 2024, nilai MVA Indonesia mencapai US$ 265,07 miliar.

Angka tersebut jauh melampaui nilai rata-rata MVA dunia sebesar US$ 78,73 miliar. Pencapaian ini menempatkan Indonesia masuk ke dalam 15 negara dengan nilai MVA tertinggi, dengan posisi ke-13 di tingkat global, setelah China, USA, Japan, Germany, India, Korea Selatan, Mexico, Italy, France, UK, Russia dan Brazil.

Baca Juga

Konsumen Asean masih Ragu Beralih ke EV, Meski Minat Tinggi

Nilai MVA Indonesia tersebut setara dengan negara-negara industri maju seperti Inggris, Rusia, dan Prancis. Ke-5 di kawasan Asia, di bawah Tiongkok, Jepang, India, dan Korea Selatan. Adapun di kawasan ASEAN, MVA Indonesia melampaui Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

"Jadi Bosch tidak salah pilih tempat dalam berinvestasi di Indonesia," ucap Setia Diarta pada saat acara Seremoni Groundbreaking Pabrik Modular Bosch di kawasan industri di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025).

Fasilitas manufaktur yang dirancang dengan konsep modular oleh Bosch ini akan dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 82.000 meter persegi. Nantinya, pabrik ini memproduksi sejumlah komponen otomotif, seperti di antaranya Electronic Control Unit (ECU) Electric Cooling Fan, wiper, serta Battery Management System (BMS).

Kemenperin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT Robert Bosch Indonesia atas komitmennya untuk berinvestasi dan memperluas kegiatan industri di Indonesia.

"Kami meyakini bahwa berdirinya pabrik baru ini akan menjadi milestone penguatan ekosistem industri otomotif nasional, khususnya dalam mendukung pengembangan kendaraan rendah emisi (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) dan percepatan transformasi menuju industri hijau dan berdaya saing global," imbuh Setia.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024