Bosch Bangun Pabrik Komponen Otomotif di RI, Nilai Investasi Capai 487,5 Miliar
Poin Penting
|
BEKASI, investortrust.id - PT Robert Bosch akan mulai membangun pabrik dengan konsep modular untuk memproduksi komponen otomotif dan perangkat elektronik di Deltamas Industrial Estate, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pabrik ini akan dibangun di atas lahan seluas 82.000 meter persegi.
Tahap pertama pembangunan ditargetkan selesai pada kuartal pertama tahun 2027 dengan investasi awal sekitar 25 juta Euro atau setara dengan Rp487,5 miliar (kurs euro Rp 13.500). Pabrik ini nantinya akan memproduksi lini komponen otomotif seperti electronic control units (ECUs) dan engine cooling fans (ECF), juga akan menghasilkan produk teknologi bangunan.
President of Bosch for Region Asia Pacific South (Southeast Asia and Oceania) Vijay Ratnaparkhe mengatakan, Indonesia merupakan pemain penting dalam strategi bisnis global Bosch. Ia menilai, pasar mobilitas yang kuat dan basis konsumen yang besar menjadi daya tarik utama bagi perusahaannya.
"Ditambah lagi dengan tenaga kerja yang dinamis, melek teknologi, serta ekonomi yang tangguh. Tujuan kami adalah mempercepat pertumbuhan di Indonesia untuk membantu Bosch memperluas jejak global sekaligus menyeimbangkan portofolio regional,” ujar Vijay Ratnaparkhe di acara Seremoni Groundbreaking Pabrik Modular Bosch di kawasan industri di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025).
Tahap pertama pembangunan ditargetkan selesai pada kuartal pertama tahun 2027 dengan investasi awal sekitar 25 juta Euro atau setara dengan Rp487,5 miliar (kurs euro Rp 13.500). Pabrik ini nantinya akan memproduksi lini komponen otomotif seperti electronic control units (ECUs) dan engine cooling fans (ECF), juga akan menghasilkan produk teknologi bangunan.
President of Bosch for Region Asia Pacific South (Southeast Asia and Oceania) Vijay Ratnaparkhe mengatakan, Indonesia merupakan pemain penting dalam strategi bisnis global Bosch. Ia menilai, pasar mobilitas yang kuat dan basis konsumen yang besar menjadi daya tarik utama bagi perusahaannya.
"Ditambah lagi dengan tenaga kerja yang dinamis, melek teknologi, serta ekonomi yang tangguh. Tujuan kami adalah mempercepat pertumbuhan di Indonesia untuk membantu Bosch memperluas jejak global sekaligus menyeimbangkan portofolio regional,” ujar Vijay Ratnaparkhe di acara Seremoni Groundbreaking Pabrik Modular Bosch di kawasan industri di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025).
"Fasilitas manufaktur baru ini mendukung rencana kami dengan pendekatan produksi local-for-local. Hal ini akan membantu bisnis Bosch menjadi lebih lincah dalam merespons perubahan permintaan pelanggan serta menangkap peluang pertumbuhan," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta mengapresiasi investasi strategis Bosch. Ia menilai, pembangunan pabrik ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap potensi Indonesia sebagai pusat manufaktur.
"Kami berharap Bosch terus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan penguatan industri nasional dan mendukung transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing tinggi, sehingga meningkatkan tingkat kandungan lokal dalam negeri pada program LCEV dengan fokus pada komponen berteknologi pada kendaraan bermotor,” ungkap Setia.
Selain itu, Managing Director Bosch Indonesia Pirmin Riegger menjelaskan, fasilitas baru ini akan menjadi pabrik manufaktur Bosch pertama yang menerapkan konsep modular. Konsep ini memungkinkan berbagai unit bisnis dari sektor usaha Bosch yang berbeda, dengan beragam proses produksi dan teknologi, dapat beroperasi secara bersamaan dalam satu lokasi.
“Fasilitas ini tidak hanya merepresentasikan perluasan kapasitas, tetapi juga transformasi dalam cara kami beroperasi di Indonesia. Unit bisnis kami akan dapat dengan mudah dan cepat membangun serta memperluas lini produksinya sesuai dengan permintaan pelanggan," beber Pirmin.

