Komisi V Minta Kemenhub Rem Proyek Baru, Utamakan Keselamatan Transportasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Lasarus meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) fokus pada pelayanan transportasi nasional imbas kurangnya pagu kebutuhan tahun anggaran 2026 sebesar Rp 9,2 triliun.
"Pak Menteri mohon izin, usulan saran dan pendapat teman-teman itu memang kita memahami. Anggaran di Kementerian Perhubungan ini juga masih kekurangan Rp 9,2 triliun. Tentu kami berharap nanti, pemerintah paling tidak pelayanan minimal menyangkut keselamatan (transportasi) sudah bisa terpenuhi dengan kondisi sekarang. Bahkan, kami berharap supaya Rp 9,2 triliun ini bisa terpenuhi nanti dalam masa perubahan anggaran," kata Lasarus dalam rapat kerja bersama mitra kerja di gedung parlemen, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Lasarus menambahkan, Kemenhub harus menghitung kembali program prioritas mana saja dengan pagu anggaran 2026 yang telah disepakati sebesar Rp 28,48 triliun.
Baca Juga
Cuaca Ekstrem Intai Pengguna Jasa Penyeberangan, ASDP Beri Imbauan Ini
"Jadi, mohon nanti dari Kementerian Perhubungan, fokusnya ke sana saja dahulu (keselamatan transportasi). Kalau yang lain-lain, seperti bangun bandara baru, pelabuhan baru, dan seterusnya, sudah lah (ditunda dahulu). Kita melihat kondisi keuangan bapak itu tidak memungkinkan (bangun infrastruktur baru), kecuali kalau pemerintah memang punya pemikiran untuk menambah anggaran lebih besar," ujar dia.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan aspek keselamatan di semua moda transportasi pada tahun anggaran 2026.
"Anggaran yang diterima Kemenhub pada 2026 akan dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, salah satunya untuk meningkatkan aspek keselamatan di semua moda transportasi. Selain itu, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan layanan keperintisan di seluruh wilayah Indonesia," imbuh Dudy.
Ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh anggota dewan Komisi V DPR atas kesepakatan bersama untuk mengedepankan program prioritas kementerian dalam hal keselamatan penyelenggaraan transportasi nasional. "Semoga kami dapat mengemban amanah ini dengan baik, demi terciptanya sistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," pungkas Dudy.
Baca Juga
Diskon Tiket Kereta 20% Diperpanjang Hingga Akhir September 2025
Kemenhub merencanakan proyek pembangunan infrastruktur baru di Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) pada periode 2025-2029, yakni terminal tipe A sebanyak 5 unit dengan kebutuhan anggaran Rp 244 miliar, terminal barang (7 unit) dengan perkiraan pagu Rp 240 miliar, Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) sebanyak 2 unit (Rp 45,35 miliar), dan pelabuhan penyeberangan sebanyak 12 unit (Rp 376,5 miliar).
Lebih lanjut, rencana strategis (Renstra) Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) pembangunan pelabuhan baru sebanyak 24 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan, Ditjen Perkeretaapian berencana menambah lajur baru hingga 2030 mendatang sepanjang 10.524 kilometer (km).

