Anggaran Kemenhub 2025 Naik, MTI Soroti Subsidi Transportasi dan Keselamatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan tambahan pagu anggaran Rp 2,74 triliun untuk tahun anggaran 2025. Dengan kenaikan tersebut, total pagu efektif Kemenhub meningkat dari Rp 26,76 triliun menjadi Rp 29,50 triliun.
Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menilai tambahan anggaran ini idealnya difokuskan memperkuat subsidi transportasi darat, laut, udara, serta kereta api perintis.
“Dengan adanya subsidi, masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) bisa mendapatkan akses transportasi udara yang lebih murah, sehingga mobilitas orang dan barang menjadi lebih lancar,” ujar Djoko dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (6/9/2025).
Baca Juga
Anggaran Tambahan Kemenhub 2025 Senilai Rp 2,74 Triliun Tunggu Persetujuan DPR
Selain subsidi, Djoko menegaskan pentingnya tambahan alokasi untuk program keselamatan, termasuk mendukung operasional Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). “Anggaran KNKT mestinya tidak ikut dipangkas demi efisiensi, bahkan sebaiknya dipikirkan menjadi institusi mandiri seperti BMKG dan Basarnas,” tambah Djoko.
Sebagai catatan, pemerintah melalui Kemenhub pada tahun 2024 telah mengalokasikan subsidi transportasi senilai Rp 4,39 triliun. Berikut pembagiannya, yaitu transportasi darat senilai Rp 1,49 triliun untuk 357 trayek bus perintis, 35 trayek antarmoda, 6 lintasan barang, 270 lintasan penyeberangan perintis, 2 long distance ferry, serta angkutan perkotaan di 10 kota dan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).
Transportasi udara mencapai Rp 750 miliar mencakup 44 rute kargo perintis, 264 rute penumpang perintis, serta subsidi BBM penumpang dan kargo. Transportasi laut senilai Rp 1,95 triliun untuk 39 lintasan tol laut, 105 trayek perintis laut, dan 6 trayek kapal ternak. Kereta api perintis mencapai Rp 209,09 miliar untuk 8 lintasan.
Baca Juga
Rektor UI: Agus-Bintang Sah Sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2025
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengajukan tambahan anggaran tahun 2025 sebesar Rp 2,74 triliun, sehingga total pagu efektif meningkat menjadi Rp 29,51 triliun.
Dudy merinci, tambahan anggaran bersumber dari relaksasi efisiensi blokir Rp 1,62 triliun, penyesuaian ambang batas Badan Layanan Umum (BLU) Rp 62 miliar, serta tambahan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 1,05 triliun.
“Pagu efektif yang telah disetujui DPR pada 7 Juli 2025 sebesar Rp 26,76 triliun, ditambah kenaikan Rp 2,74 triliun. Dengan demikian, postur anggaran Kemenhub tahun anggaran 2025 yang kini dalam proses persetujuan DPR menjadi Rp 29,51 triliun,” jelas Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Gedung Parlemen, Jakarta.

