Hippindo Ajak Semua Pihak Menahan Diri di Tengah Aksi Demo dan Utamakan Keselamatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menghargai proses demokrasi yang digelar masyarakat selama sepekan terakhir. Untuk itu, Hippindo mengimbau pemerintah untuk menjamin keamanan masyarakat dengan memastikan penjagaan di pusat aktivitas publik dan mendengar suara masyarakat melalui dialog yang konstruktif.
“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan, dan menjaga ketertiban bersama,” kata Ketua Hippindo, Budihardjo Iduansjah, dalam keterangan resminya, Sabtu (30/8/2025).
Budiharjo mengatakan Hippindo mendukung langkah pemerintah dalam menjamin keamanan masyarakat. Termasuk pengamanan pusat perbelanjaan, obyek vital, serta kelancaran distribusi logistik dan barang kebutuhan pokok.
“Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan,” kata dia.
Baca Juga
Pramono Anung Tegaskan Pemulihan Cepat Jakarta Demi Kepercayaan Publik Pascademo
Hippindo menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan sektor ritel dan ekosistemnya. Kegiatan ini melibatkan jutaan pekerja dan keluarga mereka, serta sektor lain yang menopang perekonomian bangsa.
“Dengan dialog, kebersamaan, dan langkah konkret menjaga ketenangan publik, kita dapat memperkuat persatuan nasional sekaligus memastikan roda ekonomi terus bergerak demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata dia.
Baca Juga
Kemenkomdigi Bantah Pemerintah Batasi Media Sosial Saat Demo DPR 28 Agustus
Budiharjo berharap situasi tetap kondusif sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan. Hippindo mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk merumuskan langkah mitigasi yang diperlukan.
“Serta menjalankan peran sebagai jembatan aspirasi peritel dan penyewa pusat perbelanjaan,” ujar dia.
Hippindo akan berkomitmen menjaga keberlangsungan ekosistem ini demi menjaga kesejahteraan bersama. Ekosistem ritel melibatkan jutaan karyawan, tenaga penjualan, supir, logistik, hingga mitra transportasi ojol.

