Bagikan

KRL Jatim Rp 4,1 Triliun Dibangun 2029, dari Gubeng ke Sidoarjo Bakal Makin Ngebut

Poin Penting

Pembangunan KRL Jatim tahap pertama dimulai 2029 dari Gubeng–Sidoarjo.
Nilai pendanaan Rp 4,1 triliun didukung pinjaman KfW Jerman.
Studi PED dan DED akan dilakukan mulai 2026.

JAKARTA, investortrust.id — Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) menargetkan, pembangunan tahap pertama proyek Surabaya Regional Rail Link (SRLL) atau kereta rel listrik (KRL) Jawa Timur (Jatim) dimulai pada 2029 mendatang. 


Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Kemenhub, Arif Anwar menjelaskan, pembangunan tahap awal, meliputi jalur ganda (double track) dari Stasiun Gubeng hingga Stasiun Sidoarjo dengan panjang sekitar 27 kilometer (km). Jalur ini melewati Stasiun Wonokromo, Waru, dan akan dilengkapi pembangunan Depo Sidotopo.

Baca Juga

Promo Merdeka Diperpanjang, Tiket Kereta Diskon 20% Bisa Kamu Pesan Sampai 31 Agustus


“Jadi pekerjaannya itu nanti adalah double track di jalur eksisting dari Stasiun Pasar Turi sampai dengan Sidoarjo. Namun, untuk fase 1 yang kita sudah mendapatkan loan-nya, ini dari Stasiun Gubeng sampai Stasiun Sidoarjo,” kata Arif di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (15/9/2025). 

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Kemenhub, Arif Anwar (tengah) di kantornya, Jakarta, Senin (15/9/2025). Foto: investortrust/Rizqi Putra Satria (Rizqi Putra Satria)
Source: investortrust


Menurut Arif, pemerintah telah menandatangani perjanjian pinjaman (loan agreement) tahun ini. Pada 2026 akan dilakukan studi pendukung, termasuk preliminary engineering design (PED) dan detailed engineering design (DED). “Targetnya (pembangunan) kalau tidak salah 2029,” tambah dia. 


Dia menyebut proyek SRLL tahap pertama didukung pendanaan dari bank asal Jerman, Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), dengan nilai pinjaman US$ 250 juta atau Rp 4,1 triliun (Rp 16.407 per dolar AS). 

Baca Juga

Kemenhub Minta Tambahan Rp 2,84 T demi Proyek Strategis Kereta Api Nasional di 2026


Sebelumnya, eks Menteri Perhubungan (Menhub) periode 2016-2024, Budi Karya Sumadi menyatakan, progres pembangunan jaringan KRL relasi Surabaya–Sidoarjo saat ini mencapai tahap studi dengan Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), bank pembangunan dan investasi milik pemerintah Jerman.


Budi Karya menerangkan, Indonesia bersama KfW sedang merampungkan studi terkait elektrifikasi jalur KRL Surabaya–Sidoarjo ini. Kendati demikian, dia tidak mengungkapkan kapan proyek ini mulai dibangun. “Yang sudah dekat itu KRL Surabaya-Sidoarjo, studinya juga sudah jalan dan akan kerja sama dengan KfW,” kata Budi Karya beberapa waktu lalu. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024