RI-Australia Sepakat Perkuat Kerja Sama Jaminan Mutu Ikan
Reporter | Sarah Hutagaol
Editor | Fana Fadzikrillahi Suparman Putra
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Department of Agriculture, Fisheries and Forestry/DAFF) Australia mengadakan pertemuan bilateral. Pertemuan ini membahas berbagai peluang kerja sama strategis Indonesia dan Australia di bidang kelautan dan perikanan.
Beberapa di antaranya komitmen bersama penguatan jaminan mutu dan keamanan produk kelautan dan perikanan kedua negara. Australia dikenal memiliki standar mutu dan keamanan pangan (food safety) yang tinggi, sedangkan Indonesia saat ini mengekspor banyak sekali komoditas perikanan ke Australia. Terdapat lebih dari 2.000 jenis produk kelautan dan perikanan Indonesia yang dikirim ke negara tersebut, dan jumlahnya diproyeksi akan terus bertambah.
“Kita ingin supaya mutu dan keamanannya tetap terjaga sehingga lebih banyak lagi produk bisa masuk pasar Australia,” ujar Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Ishartini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/8/2025).
Ishartini menjelaskan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sudah bertemu dengan Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Australia Julie Collins di Jakarta pada Jumat (31/7/2025) lalu.
Badan Mutu KKP sebagai lembaga penjamin mutu produk kelautan dan perikanan hulu - hilir terus mengawal keberterimaan ekspor ke Australia melalui sembilan sertifikasi perikanan. Selain itu, Badan Mutu telah mengantarkan 184 Unit Pengolahan Ikan (UPI) tembus pasar Australia dengan 10 komoditas utama, yakni tuna kaleng, sarden kaleng, pouched tuna, tuna loin segar, goldband snapper, frozen sardine, carrageenan, tropical snapper, frozen tuna saku, dan king snapper.
Pada pertemuan tersebut, kedua instansi menyepakati pernyataan bersama untuk memperkuat kerja sama jaminan mutu dan keamanan hasil kelautan dan perikanan melalui berbagai kegiatan. KKP bersama DAFF Australia telah memiliki hubungan yang baik sejak 2012 melalui kegiatan inspeksi bersama, familiarisasi maupun knowledge sharing.
Ishartini menekankan poin utama pernyataan bersama antara KKP dan DAFF Australia adalah adanya kesepahaman kedua pihak untuk mengadakan penguatan hubungan bilateral bidang kelautan dan perikanan melalui kerja sama jaminan mutu dan keamanan hasil kelautan perikanan serta pengakuan bersama kedua institusi (KKP dan DAFF Australia) sebagai otoritas kompeten di masing-masing negara.
“Sebagai inisiatif KKP usulkan beberapa program kerja sama penguatan sistem jaminan mutu produk perikanan, di antaranya joint pre-border inspection, market control and surveillance untuk produk perikanan, food safety enforcement, sanitasi dan hygiene perikanan, serta capacity building pengujian mikrobiologi pangan asal ikan,” paparnya.
