Dukung Implementasi Penangkapan Terukur, KKP Siapkan Checker Mutu Ikan
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan checker mutu ikan di lokasi modeling Penangkapan Ikan Terukur (PIT). Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk memastikan penjaminan mutu produk perikanan di Kota Tual, Maluku yang merupakan lokasi modeling PIT.
"Kami percaya pelaku usaha perikanan di modeling PIT dapat menghasilkan produk yang berdaya saing, dan hadirnya checker semakin menambah optimisme tersebut," ujar Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/5/2024).
Budi mengatakan, Kota Tual termasuk dalam zona III PIT dengan produksi perikanan tangkap mencapai 30.088,18 ton pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 30.124,93 ton di tahun 2023. Dari jumlah tersebut hampir seluruhnya dijual dalam bentuk segar/beku, sedangkan yang diolah hanya 1 ton (2022) dan 3 ton (2023).
"Peningkatan ini tentu perlu dibarengi dengan kualitas yang terjamin agar daya saingnya juga terangkat," terang Budi.
Baca Juga
Menteri Trenggeno: Kolaborasi RI-Vietnam Bisa Lahirkan Juara Sektor Perikanan Global
Hal senada juga disampaikan Direktur Pengolahan dan Bina Mutu Ditjen PDSPKP, Widya Rusyanto. Ia menyebut jajarannya bersinergi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan dalam pelatihan yang berlangsung 16–18 Mei 2024 di PPN Tual.
Adapun materi yang disampaikan meliputi kebijakan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SJMKHP), Penerapan Mutu, Good Manufacturing Practices/Sanitaion Standard Operating Procedures (GMP SSOP), serta Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sektor kelautan dan perikanan.
Selain itu, disampaikan juga terkait penanganan ikan di atas kapal, standar pembongkaran ikan di pelabuhan perikanan, tata cara penanganan ikan setelah didaratkan, tata cara checker tuna (termasuk penilaian mutu ikan dan biota laut lainnya melalui uji sensory/organoleptik), serta pencatatan dan pelaporan.
"Pelatihan ini menunjukkan sinergitas KKP dalam persiapan implementasi kebijakan PIT. Nantinya, kami berharap para checker ini dapat mengawal mutu dan keamanan produk perikanan dalam implementasi tersebut," terang Widya.
Baca Juga
KKP Targetkan Nilai Ekspor Hasil Perikanan US$ 7,20 Miliar Tahun 2024
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan pelaksanaan uji coba penangkapan ikan terukur (PIT) telah resmi dijalankan di zona III PIT, tepatnya di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718.
Uji coba ini akan dilakukan selama tiga bulan di WPPNRI 718 yang meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru dan Laut Timor Bagian Timur. Namun bila dalam tiga bulan dirasa belum berhasil, maka durasi akan diperpanjang menjadi enam bulan.

