HCML Gunakan LP Gas Compressor Demi Kurangi Gas Emisi
SURABAYA, Investortrust.id – Husky CNOOC Madura Limited (HCML) menerapkan penggunaan LP Gas Compressor untuk mengurangi pengeluaran gas buang di lapangan BD saat memproduksi gas.
“Kita sudah menggunakan LP gas compressor, kita me-recover vapor gas dari separator yang nantinya kita compress lagi dan kita kirim ke vapor separator yang selanjutnya kita jual sebagai sales gas,” jelas Redhata Rangkuti, Superintendent BD – WHP (Well Head Platform), pada media dalam acara Kunjungan Media SKK Migas ke HCML di Madura pada Rabu (01/11/2023).
Terkait bagaimana compressor tersebut dapat mengurangi gas emisi, Redhata menjelaskan bahwa aliran dari sumur yang masih tercampur antara sulfur, H2Co, gas, dan komponen lainnya.
Baca Juga
Kurangi LPG Bersubsidi, Pemerintah Perluas Jaringan Gas Rumah Tangga
Ia melanjutkan, LP Gas Separator dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi gas bakar sekitar 4 MM dan mengubah gas menjadi sulfur cair.
“Jadi dengan adanya LP Gas Separator, dapat mengurangi gas bakar atau emisi itu hingga 4 MM. Sedangkan dari sistem SRU (Sulfur recovery unit), kita bisa mengubah dari exit gas kita ubah jadi sulfur cair, “ tuturnya.
Sulfur Recovery Unit (SRU) adalah fasilitas yang digunakan untuk menghilangkan sulfur dari gas alam atau gas buang (tail gas) dalam proses produksi minyak dan gas. SRU sangat penting karena sulfur adalah zat yang dapat mencemari lingkungan dan harus dihilangkan sebelum gas diproses lebih lanjut atau dibuang.
Di sisi lain, penggunaan supply gas dari HCML sudah dirasakan masyarakat terutama listrik, pupuk, industri, dan jaringan gas bersubsidi di Jawa Timur. Pada akhir tahun, HCML akan terus mengoptimalkan produksi dari semua lapangan di Madura Straits PSC dengan mengajukkan perpanjangan Madura Straits PSC. (CR-4)
Baca Juga
SKK Migas Ingatkan Risiko Kecurangan dan Korupsi dalam Investasi Hulu Migas

