Dukung Capaian Target Produksi Gas, HCML Kembangkan Dua Lapangan Baru
SURABAYA, investortrust.id - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky–CNOOC Madura Limited (HCML) sedang mengembangkan lapangan gas bumi yang akan diselaraskan dengan jumlah serapan untuk mendukung capaian target produksi gas bumi.
Saat ini, ada 2 lapangan baru yang sedang dikembangkan oleh HCML, yaitu Lapangan MDK yang dijadwalkan onstream pada tahun 2026, dan Lapangan MBF pada tahun 2027.
“HCML akan terus berupaya untuk melakukan pengembangan lapangan-lapangan gas baru untuk memaksimalkan pemanfaatan gas bumi di Indonesia. Hal ini juga dibarengi dengan tujuan untuk mendukung SKK Migas dalam pencapaian produksi gas sebesar 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) pada tahun 2030," ungkap Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro di Gas Metering Station (GMS) HCML, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (27/11/2023).
Selain dua lapangan baru yang sedang dikembangkan, HCML memiliki 3 lapangan yang gasnya diproduksikan untuk mendukung kebutuhan pupuk, listrik, dan industri domestik.
Lapangan tersebut termasuk Lapangan BD, Lapangan 2M, dan Lapangan MAC. Produksi Lapangan BD didukung oleh 3 fasilitas utama yaitu Anjungan Sumur Lepas Pantai (offshore Wellhead Platform/WHP), Gas Metering Station (GMS) yang terletak di kota Pasuruan, dan fasilitas Produksi Terapung, Penyimpanan, dan Pembongkaran (Floating Production, Storage, and Offloading/FPSO).
Lebih lengkapnya, total kapasitas produksi dari lapangan BD adalah sekitar 120 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari)dan 8.000 BCPD (barel kondensat per hari). Berdasarkan data per 31 Oktober 2023, saat ini lapangan ini berhasil mengirimkan sales gas sebesar 110 MMSCFD dengan 6.000 barel kondensat per hari.
Oleh sebab itu, dalam kesempatan yang sama, VP Operations HCML, Perkasa Sinagabariang berharap dari tiga lapangan utama HCML dapat mendorong pertumbuhan berbagai industri di Jawa Timur dalam menyerap potensi suplai gas dari HCML.
“Kami berharap melalui 3 lapangan yang ada saat ini dapat mendorong pertumbuhan berbagai industri di Jawa Timur dalam menyerap potensi suplai gas dari HCML. Seperti kita ketahui dalam beberapa waktu mendatang akan ada beberapa pengembangan industri di Jawa Timur,” ujar Perkasa dalam kegiatan kunjungan SKK Migas dan Media Nasional ke lapangan GMS.
Sebagai informasi, produksi puncak sales gas HCML saat ini sebesar 250 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) dan merupakan yang terbesar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sedangkan pada tahun 2024, target produksi dari HCML adalah 300 MMSCFD atau meningkat dari jumlah produksi saat ini dikisaran 250 MMSCFD hingga 300 MMSCFD.
“Dari tiga lapangan HCML, yakni lapangan BD, 2M (MDA-MBH), dan MAC, KKKS HCML menjadi produsen gas terbesar, secara persentase produksinya mencapai 30% dari total produksi gas di wilayah Jawa Timur,” ujar Perkasa. (CR-4)

