Bos Pengusaha Khawatir RI Dikepung Dumping Produk China Pasca Penetapan Tarif Impor AS
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengkhawatirkan terjadinya potensi dumping yang dilakukan China ke Indonesia sebagai imbas dari penerapan tarif impor yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pasalnya diketahui, hingga kini Presiden AS Donald Trump melayangkan tarif impor paling besar terhadap China sebesar 51,1%. Tak ayal membuat para pelaku industri, termasuk Shinta, khawatir negara Tirai Bambu itu akan 'membuang' produknya ke Indonesia dengan cara dumping.
"Kita mesti berhati-hati kan, kalau kita tarifnya lebih rendah. Dumpingnya ini loh (dari China yang mengkhawatirkan)," ucap Shinta saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Baca Juga
Meski Tarif Resiprokal 19%, Ketua Umum Kadin Indonesia Minta Industri Siapkan Mitigasi
Selain itu, wanita yang menjabat sebagai Chief Executive Officer Sintesa Group ini menyoroti potensi investasi masuk ke Indonesia. Ia menyebut investasi yang masuk harus dibarengi dengan daya saing industri di dalam negeri.
"Kita kan mau narik investasi lebih banyak, tapi apakah (hasil investasi) ini justru akan berkompetisi dengan (produk) di dalam negeri? Industri di dalam negeri kan harus kita jaga juga," ungkapnya.
Lebih lanjut, Shinta mengungkapkan, pemerintah telah melibatkan para pelaku usaha untuk menangani isu-isu yang sifatnya teknis. Ia pun meyakini bahwa negosiasi yang menghasilkan penurunan tarif impor oleh AS berkat pemerintah yang mendengarkan masukan dari pengusaha.
"Tadi sama-sama pemerintah mendengar kita. Ini semua membuktikan bahwa negosiasi tarif Trump maupun IEU-CEPA ini adalah hasil kerja sama," papar Shinta.

