Indonesia Bidik Peluang Kerja Sama Geotermal dengan Selandia Baru
AUCKLAND, investortrust.id -Indonesia membidik peluang kerja sama dengan Selandia Baru di bidang geotermal untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia di bidang panas bumi.
Peluang itu diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin saat menghadiri Dialog Kebangsaan bersama sekitar 300 diaspora RI di Auckland, Selandia Baru, Kamis malam (29/2/2024).
"Saya mendengar di sini memiliki geotermal, panas bumi, salah satu proyek yang dilaksanakan di Kamojang, Garut," katanya seperti dilansir Antara.
Baca Juga
Garap Prospek Produk Halal di Selandia Baru, Ini Strategi Indonesia
Menurut Wapres, potensi itu bisa menjadi peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi panas bumi di Indonesia yang tersebar di banyak wilayah.
"Di Indonesia banyak sekali panas bumi kita, di Jawa, Maluku, Nusa Tenggara Timur, di mana-mana. Kita kerja sama di bidang produk panas bumi itu," kata Wapres.
Keseriusan Indonesia untuk merintis kerja sama geotermal dengan Selandia Baru ditunjukkan dengan mengirim sejumlah pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke Selandia Baru untuk mempelajari ilmu panas bumi.
Baca Juga
Bank Sentral Selandia Baru Pertahankan Suku Bunga, Pasar Asia-Pasifik Mayoritas Melemah
Melalui transfer teknologi tersebut, Wapres berharap Indonesia mampu memproduksi berbagai produk yang berkaitan dengan geotermal.
"Mereka bisa investasi di Indonesia, kita kerja sama di bidang geotermalnya," kata Wapres Ma'ruf Amin.
Turut hadir pada acara itu, Duta Besar RI untuk Selandia Baru Fientje Maritje S beserta seluruh jajarannya serta para pengurus dan anggota organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan Indonesia di Selandia Baru.

