Bagaimana Mengatasi Misinformasi dan Disinformasi di Era Digital? Ini Kata Pakar Keamanan Siber
JAKARTA, investortrust.id – Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi (CISSReC), Pratama Dahlian Persadha mengatakan, langkah-langkah preventif sangat diperlukanuntuk mengatasi misinformasi dan disinformasi di era digital.
“Edukasi literasi digital yang melibatkan pengguna internet, mendorong sikap kritis terhadap informasi, dan mendukung lembaga pemeriksa fakta menjadi beberapa langkah esensial. Selain itu, regulasi yang memadai dan penegakan hukum terhadap penyebaran misinformasi perlu diperkuat,” ujar Pratama dalam percakapan Whatsapp dengan investortrust.id, Sabtu (3/2/2024).
Menurut dia, beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi misinformasi dan disinformasi di era digital adalah memberikan pendidikan literasi digital yang melibatkan pengguna internet hingga keterampilan memverifikasi kebenaran informasi, dan mendorong pengguna untuk mengembangkan sikap kritis terhadap informasi yang mereka konsumsi.
Baca Juga
CISSReC Ungkap Strategi Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Kemajuan Ekonomi dan Budaya
Selain itu,lanjut dia, mendukung lembaga-lembaga pemeriksa fakta yang dapat memverifikasi kebenaran informasi, dan bekerja sama untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebaran informasi palsu, pengaturan yang memadai dan penegakan hukum terhadap penyebaran misinformasi.
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam melawan misinformasi dengan melaporkan konten yang meragukan, mendukung kampanye literasi digital, dan berkontribusi dalam mendidik sesama pengguna.
“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan lingkungan online dapat menjadi lebih aman dan akurat,” kata Pratama.
Baca Juga
Ini Panilaian Pakar terhadap Program Digital dan TI yang Diusung Capres-Cawapres

