Begini Tata Cara dan Syarat Konversi ke Motor Listrik, Biayanya Rp 10 – Rp 30 Juta
JAKARTA, investortrust.id – Pengamat Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan, tata cara dan persayatan bagi pemilik motor konvensional yang ingin mengonversi ke motor listrik.
Dia mengungkapkan, biaya konversi tersebut berkisar antara Rp 10 – Rp 30 Juta.
“Pemilik sepeda motor konvensional yang ingin mengonversi ke sepeda motor listrik harus memilih bengkel konversi yang tersertifikasi oleh Kementerian ESDM, menyiapkan dan membawa dokumen seperti KTP, STNK, BPKB, dan surat pernyataan ke bengkel,” jelas Yannes dikutip dari pesan singkatnya kepada investortrust, Kamis (15/02/2024).
Baca Juga
Pertumbuhan Masih Lambat, Ini Saran Pakar untuk Memacu Penjualan Motor Listrik
Lebih lanjut dikatakan, proses konversi biasanya memakan waktu 3-7 hari tergantung ketersediaan parts (suku cadang), dengan biaya konversi berkisar antara Rp10 - 30 juta, namun kriteria maksimalnya hanya Rp 17 juta.
Dia menambahkan, kalau pemilik motor konvensional tersebut ingin menambah ke spesifikasi yang lebih tinggi dapat memakan biaya hingga Rp 30 juta.
“Perbedaan harga itu tergantung pada tipe electric drivertrain, controller - battery management system yang dipasang dan kapasitas, serta kualitas baterai yang dipasang. Jika spec lebih tinggi lagi maka harga bahkan bisa menembus Rp 30 juta,” pungkas Yannes.
Baca Juga
Efek Positif Pemilu, IHSG Diprediksi Bullish ke Level 8.100 Tahun 2024
Lokasi Bengkel
Yannes menuturkan, berdasarkan data Kementerian ESDM saat ini baru ada 32 bengkel konversi sepeda motor listrik tersertifikasi di Pulau Jawa dan di luar Pulau Jawa.
“Saat ini berdasarkan data ESDM tampaknya baru ada sekitar 28 bengkel konversi sepeda motor listrik tersertifikasi di Pulau Jawa dan baru 4 bengkel konversi sepeda motor listrik di luar Pulau Jawa. Konsentrasi yang lebih tinggi dari bengkel konversi sepeda motor listrik di Pulau Jawa dibandingkan dengan luar Pulau Jawa bisa menjadi tantangan dalam pemerataan dan percepatan konversi sepeda motor listrik di seluruh Indonesia,” tandasnya.

