Beri Diskon 50%, Operator Seluler Prediksi Lonjakan Trafik Libur Lebaran pada Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bersama operator seluler di Indonesia sepakat memberikan diskon hingga 50% selama periode libur Nyepi dan Lebaran 2025.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mencatat peningkatan trafik yang mencolok pasca-pengumuman diskon pekan lalu. Meski begitu, ia memprediksi lonjakan akan mulai terjadi dalam minggu ini.
Baca Juga
Indosat Sebut Konsolidasi Operator Seluler Sehatkan Industri Telekomunikasi
"Diharapkan puncaknya itu sekitar minggu ini, dari besok sampai hari H. Biasanya, kenaikannya bisa mencapai 10% untuk promo seperti ini (diskon)," ujar Nugroho di kantor Kemenkomdigi, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Lebih lanjut, ia memperkirakan bahwa pada momen libur Lebaran, kenaikan trafik bisa mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Meski begitu, ia memastikan bahwa Telkomsel siap memberikan layanan prima kepada pelanggan.
Di sisi lain, Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison Reski Damayanti memperkirakan, lonjakan trafik jelang Lebaran bisa mencapai 15%, berdasarkan tren dari tahun-tahun sebelumnya.
"Biasanya, peningkatan trafik secara historis terjadi di kisaran hampir 15%. Saat ini belum ada peningkatan signifikan, tetapi bisa saja terjadi seiring dengan adanya diskon," kata Reski.
Baca Juga
Komdigi dan BKPM Sepakat Percepat Digitalisasi dan Investasi Telekomunikasi
Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memastikan kelancaran komunikasi selama libur Nyepi dan Lebaran.
"Sekali lagi, ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo bahwa kami, seluruh jajaran ditugaskan untuk mempermudah masyarakat melakukan mudik Lebaran maupun merayakan Nyepi," tutup Meutya.
Sebagai langkah antisipasi, Kemenkomdigi telah berkolaborasi dengan operator seluler untuk menyiapkan 35 posko layanan komunikasi selama periode mudik Lebaran 2025. Posko-posko ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan akan beroperasi 24 jam mulai 26 Maret hingga 8 April 2025.

