Strategi Operator Telekomunikasi Atasi Lonjakan Trafik Lebaran, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Sejumlah operator di Tanah Air mengaku sudah memiliki strategi untuk menghadapi lonjakan trafik pada Ramadan dan Lebaran 2025. Perusahaan juga memproyeksikan kenaikan double digit pada periode tersebut. Lantas apa saja yang telah perusahaan telekomunikasi lakukan? Bagaimana strategi yang disiapkan untuk mempertahankan jaringan di daerah luar Jabodetabek?
Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) memperkirakan peningkatan trafik data hingga 14,6% selama Ramadan hingga Lebaran. Untuk mengantisipasi lonjakan itu, ISAT melakukan optimalisasi peningkatan kapasitas di 9.600 base transceiver station (BTS), penambahan 1.500 BTS baru, serta penyediaan 53 mobile BTS dan 1.100 mobile genset.
Baca Juga
XL Axiata Luncurkan XL Circle, Pelanggan Bisa Berbagi Kuota dan Dapat Bonus 5GB
Beberapa kota yang diprediksi mengalami lonjakan trafik data, antara lain Bogor, Tasikmalaya, Sukabumi, dan kawasan Jakarta Raya. Di wilayah Jawa, peningkatan diperkirakan terjadi di Purwokerto, Madiun, dan Pati. Sementara di Sumatera mencakup Metro-Kota Bumi, Baturaja, dan Padang.
"Kami telah memperluas jangkauan jaringan ke lebih banyak desa, terutama di luar Pulau Jawa. Tahun ini, kami semakin percaya diri memberikan unparalleled network service guarantee karena jaringan kami sudah mencakup lebih banyak daerah yang sebelumnya sulit dijangkau," kata President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Tak cuma itu, Indosat juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi ini berguna untuk pemulihan jaringan lebih cepat sekaligus mendeteksi gangguan secara otomatis sebelum dirasakan oleh pelanggan.
Baca Juga
Sementara itu XL Axiata (EXCL) memastikan jaringan tetap optimal selama Ramadan dan Lebaran 2025. Perusahaan memprediksi lonjakan sebesar 15-20% secara rata-rata nasional.
Sementara Head Strategic Operation & Automation XL Axiata Jhon Paber Ompusunggu menyebut pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis, meliputi penambahan kapasitas di 2.000 BTS dan penempatan 120 MBTS untuk mengantisipasi lonjakan trafik.
Di sisi lain, XL Axiata juga telah melakukan peningkatan kapasitas core sebesar 20% dan peningkatan kapasitas RAN untuk 2.000 sites. Dengan rata-rata utilisasi kapasitas saat ini sebesar 60%, perusahaan memprediksi utilisasi selama Ramadan dan Lebaran akan mencapai sekitar 78%.
Untuk menarik pelanggan, pada Selasa (12/3/2025), EXCL meluncurkan fitur XL Circle. Pelanggan dapat mendapat bonus kuota internet hingga 5GB. XL Axiata juga menghadirkan paket promo yang spesial pada periode Ramadan dan Lebaran 2025.
Baca Juga
Indosat (ISAT) Gelar Ekspedisi untuk Mengetes Keandalan Jaringan di Musim Mudik
Sementara itu, Telkomsel, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (TLKM), memprediksi lonjakan trafik data mencapai 16% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total payload mencapai 69,14 petabyte. Telkomsel juga telah melakukan uji jaringan dengan total jarak 17.537 km di berbagai jalur utama dan lokasi strategis untuk memastikan layanan berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati momen Ramadan dan Idulfitri dengan penuh kemudahan, kenyamanan, dan kebahagiaan,” ujar VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H Bramono, dikutip dari keterangan pers perusahaan.
Perusahaan pun telah menyiapkan 2.100 BTS berteknologi 5G yang tersebar di 56 kota/kabupaten. Untuk layanan 4G, operator ini mengoperasikan lebih dari 232.000 BTS di seluruh Indonesia guna memastikan konektivitas tetap optimal selama Ramadan dan Lebaran.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan oleh para operator telekomunikasi, diharapkan masyarakat dapat menikmati layanan internet yang stabil dan cepat selama periode Ramadan dan Lebaran 2025. Peningkatan infrastruktur, optimalisasi jaringan, serta inovasi berbasis AI juga menjadi kunci utama dalam menghadapi lonjakan trafik yang meningkat dari tahun ke tahun. (C-13)

