Hadir di IIMS 2025, Produsen Otomotif Asal China Jetour Harap Punya Pabrik Sendiri di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Produsen otomotif asal China, Jetour, hadir dalam pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung mulai Kamis (13/2/2025) hingga Minggu (23/2/2025) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Ditemui investortrust.id di Hall B3-E6A, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia Moch Ranggy Radiansyah mengungkapkan, strategi Jetour di Indonesia saat ini adalah mendatangkan kendaraan secara completely knock down (CKD), yang dinilai paling ideal untuk memperkenalkan produk ke pasar Indonesia.
"Tapi as a brand, komitmen jangka panjangnya terutama untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia, harapannya kita punya pabrik sendiri di masa depan," ujar Ranggy kepada investortrust.id usai acara Jetour Design Philosophy and Dashing New Color Introduction dalam gelaran hari kedua IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (14/2/2025).
Lebih lanjut, saat disinggung mengenai target penjualannya, Ranggy hanya menjawab pihaknya berusaha dapat menjual sebanyak-banyaknya. Meski tidak merinci secara spesifik, pihaknya siap untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.
Di sisi lain, Ranggy menjelaskan, sebagai sebuah brand, pihaknya fokus pada sport utility vehicle (SUV), mobil yang menggabungkan kemampuan mobil penumpang dan off-road.
Produsen otomotif asal China, Jetour, hadir dalam pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung mulai Kamis (13/2/2025) hingga Minggu (23/2/2025) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Foto: Investortrust/Taufiq Al Hakim
"Kita memang menyasar kalau kita lihat Indonesia memang kultur kolektifnya sangat tinggi ya. Mereka senang bareng-bareng, kebersamaan, road trip terutama jalan-jalan di weekend sama keluarga. Kita lihat memang marketnya selalu ada untuk kebutuhan SUV, mobil-mobilnya butuh yang versatile, bisa di kota, bisa di rural," ungkap Ranggy.
Sehubungan dengan hal tersebut, sehingga perusaan mendesain SUV-nya dengan dimensi besar, kabinluas, dan sunroof yang luas.
"Jadi memang kita memenuhi kebutuhan target untuk kebutuhan travel plus yang tadi kita bilang. Travel plus itu bukan hanya mode transportasi buat harian, tapi juga ada skenario tambahan misalkan camping sama keluarga, atau misalkan weekend gateway sama teman. Jadi kita memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang emang relatif sama travel," jelas Ranggy.
Masih dalam kesempatan yang sama, Jetour juga memperkenalkan warna-warna terbaru Jetour Dashing yang segar. Dimana, hal tersebut merupakan bagian dari desain yang mampu menyampaikan identitas dan karakter penggunanya.
"Total lima warna yang kita luncurkan, yang putih dan hitam sudah kita launch di tahun lalu," kata Ranggy.
Sebagai tambahan informasi, Jetour mengembangkan rancangan-rancangan produk-produknya dengan filosofi mendalam untuk memberikan makna perjalanan yang lebih berarti. Dengan desain yang terinspirasi dari kombinasi budaya tradisional dengan gaya modern, rancangan mobil-mobil Jetour terlihat stylist dan tangguh.