Perusahaan Vietnam Bakal Bangun Peternakan Sapi Perah Terpadu di Sulteng
BANDUNG, investortrust.id – Badan Bank Tanah membeberkan rencana investasi perusahaan susu terbesar di Vietnam, TH Group, di wilayah Lembah Napu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat mengungkap Vietnam berencana membangun kawasan peternakan sapi perah terpadu di atas lahan seluas 15.000 hektare (ha).
“Itu saya dengar rencananya 15.000 hektare mereka (bangunnya), dengan jumlah sapi 200.000 ekor,” kata Hakiki usai Media Gathering “Kinerja 2024 dan Outlook 2025” di Bandung, Jumat (17/1/2025) malam.
Kemudian, dia menyebut TH Group juga bakal membangun pabrik susu di kawasan seluas ribuan hektare tersebut. Bahkan, lanjut Hakiki, TH Group akan melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Maret 2025 mendatang.
“Kalau saya lihat rencananya mereka itu, mereka membutuhkan sebuah kawasan untuk pabrik. Kami sudah punya site plan-nya di sana, jadi begitu kami sampaikan ke mereka, alhamdulillah, mereka sudah visit dua kali ke lokasi. Terakhir, katanya mau (tanda tangan) MoU, mudah-mudahan rencananya bulan Maret (2025) ini, 3.000 hektare akan direalisasi mengenai skema yang bisa dijadikan basis perjanjian dengan Vietnam,” terang Hakiki.
Adapun setelah lahan seluas 3.000 ha diserahkan, kata Hakiki, Badan Bank Tanah akan mengupayakan lahan tambahan seluas 1.500 ha untuk dijadikan penanaman tanaman pakan ternak. Artinya, penyerahan 15.000 ha lahan ke pihak asing tersebut akan dilakukan bertahap.
Baca Juga
Penuhi Kebutuhan Susu untuk MBG, Kementan Impor 200.000 Ekor Sapi Perah
Sebagai informasi, Kementerian Pertanian (Kementan) bersiap mengembangkan industri sapi perah menyambut program susu gratis presiden terpilih, sekaligus mengejar target swasembada susu pada 2029.
Ihwal itu, Kementan menjajaki kerja sama dengan investor asal Vietnam, TH Group yang rencananya bakal membangun industri susu di lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Badan Bank Tanah di Lembah Napu, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, investor tertarik untuk berinvestasi di Lembah Napu, Kabupaten Poso.
“Kami mendapatkan arahan dari Bapak Presiden dan Bapak Presiden terpilih, untuk membangun peternakan, dairy cattle (peternakan sapi perah, red) untuk produksi susu di sini,” katanya beberapa waktu lalu.
Rencana investasi ini merupakan tindak lanjut kerja sama dari hasil lawatan Amran beberapa waktu lalu ke Vietnam. Bila investasi ini berjalan baik serta kebutuhan lahan terpenuhi, diproyeksikan dalam 3 - 5 tahun ke depan dapat memproduksi 1,8 juta ton susu per tahun.
“Artinya, ini separuh dari total impor 3,7 juta ton susu per tahun. Kami memohon ke seluruh masyarakat Poso, Sulawesi Tengah, untuk mengawal dengan baik,” tutur Amran.

