Pemerintah Utamakan Investor Asing buat Proyek-proyek Infrastruktur, Kenapa?
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan seluruh proyek infrastruktur garapan Kementerian PU diharapkan bisa menarik investor asing. Langkah ini bertujuan untuk untuk mengurangi penggunaan APBN dalam pembangunan proyek-proyek tersebut.
“Jadi semua proyek infrastruktur diharapkan bisa menarik investor. Kalau investornya kaya raya, kayak pemodal dari Timur Tengah, China, dan dari negara lainnya bisa masuk. Justru kita (Kementerian PU) bisa meminimalkan penggunaan APBN. Selain itu, governance pengerjaan proyek lebih bagus, sehingga kita mengutamakan (investor) luar negeri bisa masuk,” kata Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2025) malam.
Baca Juga
Tantangan Pembangunan Infrastruktur dengan Anggaran Terbatas di Era Prabowo Subianto
Dia mengharapkan, proyek-proyek infrastruktur ke depan dapat memberikan dampak nyata terhadap pengurangan angka kemiskinan di Indonesia.
“Sesuai dengan target Presiden, yaitu untuk mengurangi kemiskinan dan (mengurangi) stunting. Kemiskinan ekstrem diharapkan tidak ada lagi,” ucap dia.
Baca Juga
Kementerian PU Tepis Isu Proyek Tol Bakal Ditahan di Era Presiden Prabowo
Tak hanya itu, Menteri PU juga berharap dengan tata kelola yang lebih bagus bersama investor asing dalam pembangunan infrastruktur tentu bisa menyokong pertumbuhan ekonomi nasional, serta dapat menurunkan level Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang saat ini masih di 6%.
“Sesuai pernyataan Pak Presiden (Prabowo Subianto), pertumbuhan ekonomi 8%, terus kemiskinan 0% – mengarah ke sana. Kalau yang ICOR itu kan justru dengan kita menarik investor luar negeri, kita berharap governance lebih bagus. Akhirnya ICOR bisa turun dari 6%,” tutur Dody.

