Soal Biaya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), ID Food Ungkap Masih Tunggu Peraturan Badan
JAKARTA, investortrust.id - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food, Holding BUMN Pangan menyatakan pihaknya masih menanti petunjuk teknis atau Peraturan Badan (Perbadan) terkait harga atau biaya program Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun harga MBG sendiri telah diumumkan oleh berbagai pihak.
Pernyataan ini disampaikan Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi ID Food Bernadette Raras dalam acara Investortrust Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Memperkuat Basis Pangan Lokal, Memacu Pertumbuhan Ekonomi 8%” di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (19/12/2024).
"Jadi kalau terkait dengan harga, saat ini kita sedang menunggu petunjuk teknis. Jadi untuk penentuan harga, walaupun sudah diumumkan oleh berbagai pihak, kita itu masih menunggu petunjuk teknis atau perbadan namanya, peraturan badan," ujar Bernadette.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah resmi menetapkan biaya harian program MBG sebesar Rp 10.000 per porsi, sebagaimana diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers di Kantor Kepresidenan, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga
Hashim: MBG dan Program 3 Juta Rumah Jadi Stimulus Ekonomi Besar-besaran
Bernadette menjelaskan, Peraturan badan ini baru bisa keluar kalau sudah ada peraturan presiden (perpres)-nya.
Belulm lama ini Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan anggaran MBG untuk anak-anak dan ibu hamil sebesar Rp 10.000 per porsi. Prabowo mengaku kondisi keuangan negara saat ini tidak memungkinkan untuk mematok anggaran makan bergizi gratis sebesar Rp 15.000 per porsi. Meski demikian, Prabowo memastikan, menu yang disajikan akan bermutu dan bergizi.
"Kalau kita perinci program bergizi ini nanti rata-rata minimumnya kita ingin memberi indeks per anak, per ibu hamil itu Rp 10.000 per hari. Kita ingin Rp 15.000, tetapi kondisi anggaran, mungkin Rp 10.000 untuk daerah itu cukup bermutu dan bergizi," kata Prabowo saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga
Prabowo berharap program makan bergizi gratis ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Apalagi, di desa, tiap keluarga rata-rata memiliki tiga hingga empat anak. Dengan makan bergizi gratis, tiap keluarga akan mendapat tambahan sekitar Rp 30.000 per hari.
"Kita perkirakan anaknya rata-rata tiga sampai empat berarti tiap keluarga bisa menerima minimal rata-rata Rp 30.000 per hari," kata Presiden.
Apalagi, pemerintah telah menggelontorkan sejumlah bantuan dan tunjangan sosial dan lainnya. Prabowo mengatakan, pemerintah telah berupaya maksimal untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
"Tentunya kita ingin perbaiki di saat-saat mendatang," katanya.

