Jangan Salah, Bos Garuda Sering Nganterin Sendiri Barang Penumpang yang Tertinggal, lho!
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra sangat peduli terhadap keluhan (complaint) penumpang. Bos emiten bersandi saham GIAA itu bahkan dengan senang hati akan membantu mengantarkan sendiri barang penumpang yang tertinggal di pesawat Garuda.
“Saya menyediakan waktu setiap hari untuk menerima complaint dan menjawab complaint, juga memastikan complaint penumpang bisa diperbaiki. Saya pun minta teman-teman para direksi membuka akses untuk para penumpang,” kata Irfan Setiaputra kepada investortrust.id di Jakarta, baru-baru ini.
Kepada para karyawan Garuda, Irfan selalu menekankan, Garudabesar bukan karena para karyawannya merasa besar, melainkankarena mendengar dan menindaklanjuti keluhan penumpang. “Walau yang complaint sedikit, itu penting karena orang akan merasa dihargai,” tegas dia.
Baca Juga
Irfan mengisahkan, beberapa kali ia turut menangani langsung keluhan penumpang. “Beberapa kali kejadian, bagasi tertinggal, tidak terbawa, penumpangnya complaint ke saya. Saya bilang, Pak don’t worry, silakan pulang, nanti kami antar barangnya ke rumah. Sekitar 3-4 jam kemudian barang itu sudah di depan rumahnya. Ya, masa orangnya disuruh datang ke airport lagi? Kalau salahnya di kami, ya kami harus bertanggung jawab, dong,” papar dia.
Antar Sendiri ke Hotel
Dalam kesempatan lain, Irfan pergi ke Paris untuk menghadiri acara Paris Air Show. Ia berkenalan dengan seorang penumpang Garuda yang duduk di sebelahnya. Merekaberangkat dari Jakarta ke Amsterdam, sebelum melanjutkan perjalanan ke Paris.
“Dari Amsterdam, ia berangkat duluan. Saya sendiri berangkat ke Paris agak siang karena harus ketemu dulu tim di Amsterdam,” tutur Irfan.
Waktu mendarat di Paris, menurut Irfan, sang penumpang mengirim pesan bahwa barangnya tidak ada di penerbangan Amsterdam-Paris. Irfan pun langsung merespons.
Baca Juga
Bos Garuda Buka-bukaan soal Rencana Merger Citilink dengan Pelita Air
“Saya bilang, tenang, Pak. Tolong kasih tahu hotel Bapak di mana? Akhirnya saya bawa barang dia. Saya antar ke hotelnya langsung. Dia surprise juga tuh. Dia bilang, kalau perjalanan ke luar negeri, dia pasti naik Garuda,” ucap Irfan.
Beberapa kali, Irfan Setiaputra juga menerima telepon langsung dari penumpang Garuda yang telepon genggam (handphone)-nya tertinggal di pesawat.
“Saya bilang, oke, tunggu aja. Setengah jam kemudian, handphone-nya ketemu. Lalu saya nitip ke karyawan yang kebetulan rumahnya dekat orang itu, untuk mengantarkannya. Jadi, santai aja. Nggak usah dibikin repot gitu kan?!” ujar Irfan.

