Ketum Aismoli Sebut 8.861 Unit Konversi ke Motor Listrik di Januari 2024
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi menuturkan, minat masyarakat untuk mengonversi motor konvensional (berbasis bensin) ke motor listrik menunjukkan tren peningkatan. Dia mencatat hingga Januari 2024 sudah ada sekitar 8.861 unit konversi ke motor listrik yang terverifikasi oleh Kemenhub dari total 13.000peminat konversi.
“Untuk pertumbuhan kendaraan baru sih angkanya yang sudah berminat sekitar 13 ribu, ya di bulan Januari ini, jadi kalau dibandingkan dengan tren di tahun 2023 saya kira ini tinggi sekali peningkatannya,” ucap Budi saat dihubungi oleh investortrust.id, Selasa (13/2/2024).
Terkait konversi motor konvensional ke motor listrik, Budi menyebutkan ada 2 bengkel besar yang mengonversikan motor konvensional ke motor listrik yaitu PT Nagara Sains Ekosistem (Nagara) dan Bintang Racing Team (BRT).
Baca Juga
“Sebenarnya konversi ini ada 2 (bengkel) besar, yaitu Nagara dan BRT yang punya pak Tomy Huang. Mereka itu melakukan pembinaan di beberapa bengkel kecil di seluruh Indonesia,” ungkap Budi.
Kemudian, kedua bengkel besar ini skemanya adalah membangun jaringan bengkel-bengkel kecil di beberapa kota di daerah-daerah. “Ada juga bengkel yang lain namun tidak sebesar dan semasif 2 bengkel ini,” katanya.
Budi menambahkan, Nagara dan BRT juga sedang membangun pabrik baterai motor listrik. “Kedua bengkel besar ini sedang membangun pabrik baterai sepeda motor listrik, dan kalau saya komunikasi dengan mereka rata-rata secara infrastruktur bengkelnya sudah siap diberlakukan di beberapa daerah,” imbuhnya.
Baca Juga
Aismoli Sebut Ada 80 Ribu Unit Motor Listrik hingga Akhir 2023

