Aismoli Sebut Ada 80 Ribu Unit Motor Listrik hingga Akhir 2023
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan secara kumulatif dari 2019 hingga akhir 2023 ada sekitar 80.000 unit sepeda motor listrik di Indonesia.
“Data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), ini kumulasi dari tahun 2019-2023 kisaran ada 80 ribu unit motor listrik, yang sudah terdaftar dan sudah terverifikasi itu 8 ribu-an, kemudian yang sudah terdaftar sekitar 5 ribu-an, tapi ini yang baru bukan yang konversi,” ungkap Budi dalam percakapan Whatsapp dengan investortrust.id, Selasa (13/2/2024).
Sementara itu, jumlah sepeda motor konvensional ke listrik mencapai 3-4 ribu unit.“Kalau yang konversi itu datanya antara 3-4 ribu unit, dan itu baru satu grup loh yaitu Nagara (PT Nagara Sains Ekosistem),”sambung Budi.
Baca Juga
Dia juga menuturkan dengan subsidi Rp10 juta per unit yang dicanangkan pemerintah melalui Permen ESDM Nomor 13 Tahun 2023 sangat memungkinkan peralihan dari motor konvensional ke motor listrik.
“Setahu saya untuk konversi itu kisarannya Rp14 juta, ya... Nah, dari Rp14 juta itu yang Rp10 juta kan subsidi pemerintah berarti tinggal Rp4 juta (yang ditanggung konsumen),” katanya.
Apalagi, lanjut dia, masyarakat bisa menggunakan skema pendanaan atau financing ke pendana yang misalnya dibayar dalam tempo 1 tahun maka bulan tinggal Rp300 ribu. “Jadi memungkinkan dan sangat mudah sekali karena biaya kita dari subsidi ini besar banget menurut saya,” ujar Budi.
Baca Juga
Serapan Subsidi Motor Listrik Kecil, Realisasi Anggaran Kemenperin Tahun 2023 Hanya 69,95%
Budi menambahkan, PT Nagara Sains Ekosistem (Nagara) telah mengonversikan sepeda motor konvensional ke listrik sejumlah 3-4 ribu unit.

