ESDM Sebut Realisasi Jargas 993 Ribu dari Target 2,5 Juta Sambungan Rumah
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, realisasi pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) baru mencapai 993.120 sambungan rumah (SR). Jumlah itu masih cukup jauh dari target pembangunan 2,5 juta SR di tahun 2024.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, pemerintah sebetulnya menargetkan pembangunan jargas mencapai 4 juta SR. Namun, target tersebut diturunkan menjadi 2,5 juta SR hingga akhir 2024.
Baca Juga
“Jargas saat ini mencapai 993.120 SR yang berasal dari jargas APBN sebanyak 703.308 SR dan jargas Mandiri (APGN) sebanyak 289.812 SR,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, saat dihubungi Investortrust, Senin (15/7/2024).
Agus menyebutkan, target tahun 2024 yang sebanyak 2,5 juta SR sejatinya sedang dalam proses percepatan pembangunan. Adapun upaya yang dilakukan adalah dengan menuntaskan beberapa regulasi hulu-hilir.
Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan sejumlah program. Di antaranya adalah Jargas APBN dimasifkan kembali. Kemudian Jargas Mandiri didorong untuk konsumen menengah ke atas.
Baca Juga
“Lalu yang ketiga adalah Jargas KPBU untuk bisa dalam jumlah SR yang lebih banyak untuk memberikan kelayakan ekonomi dan finansial yang memadai,” papar Agus Cahyono Adi.
Selain untuk mengurangi impor LPG yang dilakukan negara, Kementerian ESDM meyakini program pembangunan jargas ini juga bisa menjadi pendorong awal ekonomi masyarakat.
“Kita melihat bahwa ternyata infrastruktur energi ini bisa menjadi pendorong awal ekonomi. Jargas juga lebih aman karena tekanan gas alam ini jauh lebih rendah di banding tabung gas dan juga membantu keuangan (negara) mengurangi impor LPG," ujar Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad.

