Penjualan Mobil Stagnasi Selama 10 Tahun, Kemenperin Usulkan Insentif Fiskal Ini
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan insentif fiskal, Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP), untuk pembelian mobil yang diproduksi di dalam negeri.
Insentif ini bertujuan untuk mengatasi stagnasi pasar mobil domestik di level 1 juta unit per tahun dalam 10 tahun terakhir. Kebijakan ini diyakini bisa mendongkrak penjualan mobil domestik yang berimbas terhadap bergairahnya ekonomi nasional.
Baca Juga
Penjualan Mobil Semester I-2024 Loyo, Gaikindo Bakal Ubah Target?
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, industri otomotif, merupakan sektor strategis yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, penjualan mobil nasional cenderung bertahan pada angka 1 juta unit.
“Tentunya diperlukan langkah-langkah strategis untuk dapat meningkatkan penjualan tersebut,” ucap Menperin dalam sambutan yang dibacakan Plt Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Putu Juli Ardika di diskusi 'Solusi Mengatasi Stagnasi Pasar Mobil' yang digelar Forum Wartawan Industri (Forwin), Rabu (10//7/2024).
Baca Juga
Penjualan Mobil Astra (ASII) Ungguli Industri, Prospek dan Target Sahamnya?
Terkait dengan upaya peningkatan penjualan mobil baru saat ini, Menperin Agus menilai, berkaca pada success story program sebelumnya, yaitu insentif fiskal berupa PPnBM DTP bagi kendaraan yang diproduksi di dalam negeri.
Pemberian insentif tersebut diberikan kepada kendaraan dengan persyaratan lokal konten atau TKDN tertentu dan mengutamakan jenis-jenis kendaraan rendah emisi karbon untuk tetap mengedepankan target kita bersama yaitu memajukan industri komponen dalam negeri dan menciptakan industri net zero emission.
Baca Juga
Penjualan Mobil RI Stagnasi, Daya Beli Anjlok hingga Mobil Bekas Jadi Penyebabnya!
“Dukungan terkait pengendalian suku bunga juga dapat menjadi salah satu langkah kita untuk memberikan trigger kepada masyarakat untuk dapat membeli kendaraan roda empat baru,” terang Menperin Agus.
Saat program PPnBM DTP diberlakukan, berdasarkan data Kemenperin, penjualan mobil selama Maret-Desember 2021 melonjak 113% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Pada 2022, program tersebut sukses meningkatkan penjualan selama Januari-Mei menjadi sebesar 95 ribu unit.

