Harga Tiket Pesawat Mahal, Bos Garuda: Penerbangan Rute Domestik Sudah Diturunkan
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, (GIAA), Irfan Setiaputra buka suara terkait mahalnya harga tiket pesawat yang dikeluhkan masyarakat.
Dirinya mengatakan, Garuda terus berupaya untuk memberikan penawaran dan harga terbaik untuk para konsumennya.
Bos Garuda itu menyampaikan, pihaknya telah menurunkan harga tiket cukup dalam untuk penerbangan domestik pada rute, hari, dan jam tertentu. Irfan mencontohkan, salah satu destinasi yang diturunkan harganya adalah untuk rute Bali.
“Contohnya, tiket ke Bali itu harganya Rp 1,9 juta untuk ekonomi. Kalau bapak-ibu ke Bali hari Minggu, itu bisa Rp 1,3 juta sekarang satu kali jalan. Pulangnya hari Kamis Rp 1,3 juta, kalau hari lain tetap Rp 1,9 juta,” ungkap Irfan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/7/2024).
Baca Juga
Garuda (GIAA) Bidik Joint Venture Singapore Airlines Tuntas Oktober 2024
Sejalan dengan itu, Irfan pun menyarankan kepada masyarakat yang berminat pergi ke Bali untuk berangkat pada hari Minggu dan kembali pada Kamis.
Dia menambahkan, Garuda Indonesia telah menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel untuk memberikan diskon khusus kepada penumpang GIAA yang datang hari Minggu pulang hari Kamis.
“Jadi waktu paling baik untuk pergi ke Bali adalah untuk berangkat hari Minggu dan pulang hari Kamis,” ujar Irfan.
Irfan menuturkan, keluhan terkait harga tiket bukan hanya berasal dari masyarakat. Menurutnya, banyak kalangan pejabat mengeluhkan hal yang serupa.
Baca Juga
Pada awalnya, sambung Irfan, perseroan tidak berencana untuk menurunkan harga tiket. Namun, kebijakan untuk menurunkan harga pada beberapa kondisi tertentu dilakukan karena mendengar saran dan masukan dari masyarakat.
“Kita memang awalnya tetap bertahan. Pak Menteri tidak minta kita turunkan harga, saya tidak mau dengar yang lain. Tetapi, ini kan juga soal masyarakat,” pungkas dia.

