Kemenkominfo Siapkan Standardisasi Khusus Perangkat IoT
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informartika (Kemenkominfo) menyusun standardisasi perangkat internet untuk segala atau internet of things (IoT) yang digunakan di dalam negeri.
Menurut Direktorat Standardisasi Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Mulyadi, standardisasi bertujuan untuk memastikan interoperabilitas dan keamanan perangkat IoT yang digunakan di Tanah Air. Kemenkominfo kini memang menaruh perhatian khusus pda perangkat yang terhubung dengan internet.
Baca Juga
XL Axiata Sediakan Layanan IoT dan Koneksi Tetap untuk Bus Listrik MAB
“Kami juga menyusun standar teknis yang sesuai dengan kebutuhan nasional serta kompatibel dengan standar internasional untuk memastikan interoperabilitas dan keamanan,” katanya melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (3/7/2024).
Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan bahwa penyusunan standardisasi perangkat IoT akan melibatkan sektor swasta dan akademisi melalui berbagai inisiatif, seperti seminar, lokakarya (workshop), dan pekan retas (hackathon). Pihaknya juga mendorong sektor swasta untuk berpartisipasi dalam proyek percontohan (pilot project) penerapan teknologi IoT di berbagai sektor.
"Melalui kolaborasi ini kami berharap industri lokal IoT dapat semakin berperan dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia," tegasnya.
Baca Juga
Jokowi Resmikan Pusat Pengujian Perangkat Telekomunikasi Terbesar di Asia Tenggara
Kemenkominfo juga berkolaborasi denhan dengan Asosiasi Internet of Things Indonesia (Asioti) untuk mendorong pertumbuhan industri IoT untuk menciptakan ekosistem IoT yang kuat, dan berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Direktur Standardisasi SDPPI Kemenkominfo dan Ketua Umum Asioti di Bandung, Jawa Barat, Senin (1/7/2024).
Sementara itu, Ketua Umum Asioti Teguh Prasetya menyebut pihaknya akan memberikan dukungan dalam riset pasar dan penyusunan buku putih (white paper) mengenai perkembangan IoT di Indonesia. Dukungan ini meliputi penyediaan data industri yang komprehensif, kontribusi dalam penulisan dan peninjauan white paper, serta partisipasi dalam diskusi dan seminar yang diadakan selama proses penyusunan.
"Kami sangat menghargai kolaborasi ini dan berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penyusunan riset pasar dan white paper yang akan menjadi acuan penting bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri IoT di Indonesia," katanya.
