RI Luncurkan Perundingan Investasi dengan Chile, Incar Pasar Amerika Latin
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia meningkatkan perluasan perdagangan dengan Chile. Upaya ini dilakukan dengan penandatanganan Joint Statement on the Launch of Investment Negotiation of the Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) oleh Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga dengan Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Internasional Chile, Claudia Sanhueza.
"Peluang ini cukup menguntungkan bagi Indonesia untuk memasuki negara-negara yang belum dimaksimalkan sebelumnya, seperti memasuki pasar non-tradisional," ucap Jerry dalam konferensi pers di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2024).
"Dan kami melihat kawasan Amerika Latin dan Chile sebagai negara pertama yang sudah kami bangun perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif," tambahnya.
Baca Juga
Bertemu Mendag Turki, Zulhas Buka Peluang Kerja Sama Perdagangan Alutsista
Lebih lanjut, Jerry pun mengungkapkan potensi perdagangan yang dapat dilakukan antara Indonesia dan Chile terhadap sejumlah komoditas, seperti di antaranya mencakup produk mineral kimia, makanan, serta suku cadang dan baterai otomotif serta bahan elektronik.
Selain itu, ia menjelaskan, neraca perdagangan Indonesia dengan Chile berdasarkan data 2023 sebesar US$ 139,21 juta. Sementara itu, untuk nilai investasi antara kedua negara ini terjadi peningkatan dari 116,7% menjadi 280%.
Perjanjian perdagangan antara Indonesia dengan Chile ini diharapkan akan segera rampung. Ia berharap proses ratifikasi bisa selesai sebelum pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Oktober 2024.
"Sambil menunggu konfirmasi ratifikasi yang diharapkan akan berlangsung sebelum Oktober 2024, kita akan lebih berbicara dengan sektor teknis," tandas Jerry.

