Investasi Rusia di Sektor Pariwisata Indonesia Bisa Melonjak Tiga Kali Lipat, Ini Syaratnya…
JAKARTA, investortrust.id - Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares mengungkapkan, investasi sektor pariwisata dari Rusia ke Indonesia berpotensi melonjak 2-3 kali lipat dari saat ini. Syaratnya, pemerintah membuka banyak penerbangan langsung (direct flight) dari Rusia ke Indonesia.
“Jika kita memiliki direct flight, saya jamin kita bisa melipatgandakan. Kita bisa menjangkau sekitar 500.000 orang Rusia yang mengunjungi Indonesia dengan mudah,” ujar Jose dalam International Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 di Swissotel PIK Avenue, Jakarta, Rabu (5/6/2024).
Menurut Jose Antonio, tantangan utama investasi industri pariwisata dan kreatif oleh investor Rusia di Indonesia adalah sulitnya direct flight dari Rusia ke Indonesia.
Baca Juga
“Jika tantangan ini dapat segera diselesaikan, investasi dari Rusia ke Indonesia berpotensi melesat karena akan lebih banyak lagi turis Rusia yang dapat dengan mudah datang ke Indonesia,” tegas dia.
Jose menjelaskan, tantangan lainnya, mayoritas transaksi di Indonesia masih menggunakan uang tunai (cash). Hal itu cukup menyulitkan para wisatawan mancanegara (wisman), termasuk dari Rusia. Soalnya, mereka harus menukar mata uangnya terlebih dahulu.
“Wisatawan yang datang ke Indonesia harus membawa uang tunai. Terdapat kesulitan membawa uang tunai, sebab banyak risikonya. Jadi, kita harus menemukan cara untuk mengatasi masalah transaksi pembayaran ini,” tutur dia.
Jose Antonio menambahkan, investasi Rusia di sektor pariwisata Indonesia melonjak 273% pada 2023. Dari jumlah itu, 93%-nya diinvestasikan di Bali.
“Ini menciptakan semacam hubungan yang menarik antara pariwisata dan investasi pada saat bersamaan. Daya tariknya adalah para investor dari Rusia secara otomatis menciptakan pasar alami bagi wisatawan Rusia dan wisatawan pada umumnya,” papar dia.
Baca Juga
Gelar ITIF 2024, Ini Peluang Investasi Pariwisata yang Dikejar Pemerintah
Rusia, kata Jose, merupakan salah satu negara dengan peningkatan jumlah turis yang telah pulih atau mencapai jumlah turis sebelum pandemi Covid-19.
“Sebelum pandemi, wisatawan Rusia yang mengunjungi Indonesia berjumlah 158.000 wisatawan, pada 2023 naik menjadi 161.000 wisatawan. Tentunya Bali adalah destinasi terfavorit di Indonesia. Hal ini memberi kami peluang untuk menciptakan banyak peluang kunjungan ke luar Bali,” papar dia.

