Jasindo Syariah Sebut Kantor Cabang Masih Dibutuhkan di Era Digitalisasi
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) menilai peran kantor cabang masih sangat penting bagi perusahaan asuransi, di tengah masifnya penerapan digitalisasi.
Direktur Utama Jasindo Syariah, At Yaltha mengatakan, kehadiran kantor cabang saat ini masih tetap dibutuhkan Jasindo Syariah.
Karena sejumlah lini bisnis yang bisa dikatakan memiliki tingkat risiko yang tidak sederhana seperti asuransi kendaraan bermotor dan asuransi properti, masih membutuhkan penanganan secara langsung dari kantor cabang.
“Misalnya kendaraan bermotor, karena proses pengajuan klaim masih membutuhkan kunjungan secara langsung. Properti juga harus didatangi langsung,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust.id, di Jakarta, Jumat (17/5/2024).
Baca Juga
Tumbuh 52,15%, Pendapatan Kontribusi Jasindo Syariah Capai Rp 97,28 Miliar di Kuartal I-2024
Sementara, lanjut pria yang akrab disapa Aat ini, lini asuransi yang masuk dalam kategori simple risk seperti produk personal accident (PA) umroh milik pihaknya, sudah bisa sepenuhnya terlayani melalui sistem digital.
“Jadi sepanjang sifatnya simple risk, kemudian risikonya terukur itu (dilayani) by digital,” katanya.
Menimbang masih pentingnya peran kantor cabang, Aat mengungkapkan, maka tahun 2025 pihaknya akan membuka satu kantor cabang baru, yang lokasinya masih akan didiskusikan antara di Sumatera atau Kalimantan.
“Kita melakukan due diligence terkait potensi daerah dan bisnis harian. Jadi kita berhati-hati dalam membuka kantor cabang, karena sekarang ini trennya menutup kantor cabang,” jelasnya.

