Naik Truk Bareng, Airlangga dan Sri Mulyani Lepas 13 Kontainer yang Menumpuk di Tanjung Priok
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melepas sebanyak 13 kontainer di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Belasan kontainer tersebut berisikan barang-barang impor yang tertahan atau menumpuk di Jakarta International Container Terminal sejak 10 Maret 2024 atau ketika aturan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 35 Tahun 2023 diberlakukan.
Dalam pantauan investortrust.id di lokasi, Airlangga dan Sri Mulyani melepas 13 kontainer tersebut secara simbolis. Kedua pejabat itu pun terlihat menaiki salah satu kontainer dan duduk di samping supir truk.
Baca Juga
“Yang akan keluar hari ini dari Tanjung Priok 13 kontainer di mana 5 kontainer dengan 2 dokumen impor Pemberitahuan Impor Barang (PIB) itu,” ucap Sri Mulyani, Sabtu (18/5/2024).
“Dan 8 kontainer dalam hal ini berupa barang-barang yang membutuhkan laporan surveyor dari dalam negeri ini, yang akan keluar hari ini dari Priok, yang sekarang ini nanti akan dilihat bersama,” ujar Sri Mulyani.
Selain 13 kontainer dari Tanjung Priok, Sri Mulyani juga mengungkapkan terdapat sebanyak 17 kontainer berisikan barang-barang impor di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur yang akan dilepas.
“Dan 18 di Tanjung Perak. Nanti kita akan monitor bersama perkembangan, dan tentu kalau ada hal-hal yang masih menghambat nanti kita juga akan terus monitor dan atasi,” tandas Sri Mulyani.
Diketahui, imbas dari adanya pengetatan dalam peraturan Permendag Nomor 36 Tahun 2023 tersebut mengakibatkan setidaknya 17.304 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok dan 9.111 kontainer di Tanjung Perak tertahan.

