Menteri ESDM Ragukan Target Lifting Minyak 1 Juta BOPD Tercapai di 2030
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia menargetkan produksi minyak nasional mencapai 1 juta barel per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) untuk gas pada tahun 2030.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif optimistis target produksi gas bisa tercapai. Namun, tidak demikian dengan lifting minyak. Dia meragukan target produksi minyak 1 juta barel per hari tercapai.
“Kalau gasnya sih kelihatannya masuk. Tinggal minyaknya saja, kemungkinan missed sedikitlah,” kata Arifin Tasrif saat ditemui usai membuka acara IPA Convex 2024 di ICE BSD, Selasa (14/5/2024).
Baca Juga
Arifin memaparkan bahwa sejauh ini lebih banyak ditemukan ladang gas baru ketimbang minyak selama berlangsungnya eksplorasi. Maka dari itu, ia lebih yakin kalau yang akan mencapai target adalah lifting gas.
“Kan kita harus eksplorasi banyak, karena yang kita harapkan ini,” tutur Arifin Tasrif.
Sebelum ini, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto juga menyampaikan, target lifting mintak 1 juta BOPD tersebut dibuat saat mereka menyusun long term planning pada 2019.
Baca Juga
Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 8% dalam 2-3 Tahun ke Depan
Disebutkan bahwa pada saat itu mereka memasang target setelah melakukan review terhadap berbagai macam proyek dan opportunity. Namun, pada 2020 terjadi pandemi Covid-19 sehingga membuat sejumlah kegiatan terhenti, termasuk pengerjaan di sektor hulu migas.
“Kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan sangat terbatas, baik kegiatan di lapangan, proyek, dan lain sebagainya, sehingga terjadi kemunduran-kemunduran,” ungkap Dwi dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR beberapa waktu lalu.

