Tergantung Presiden, Indonesia Bisa Jadi Produsen Terbesar Mobil Hybrid ASEAN
JAKARTA, investortrust.id – Indonesia memiliki potensi menjadi produsen terbesar mobil listrik hybrid electric vehicle (HEV)terbesar di Asean. Hal ini juga ditunjang meningkat pesatnya minat konsumen di negara-negara di kawasan Asian Tenggara, seperti Indonesia dan Thailand, terhadap mobil hybrid yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, HEV menjadi transisi yang tepat untuk menuju nantinya dalam jangka panjang beralih ke sepenuhnya battery electric vehicle(BEV),setelah ekosistem di Tanah Air sudah siap.
Namun demikian, peluang dan potensi besar itu bisa diwujudkan atau tidak, tergantung kesungguhan presiden dan kabinetnya mendatang untuk membangun industri mobil hybrid yang kokoh di Tanah Air. Selain membantu mempercepat penurunan emisi gas rumah kaca sebagaimana komitmen Pemerintah Indonesia, HEV bisa membantu mengurangi impor minyak mentah kita yang besar, lantaran bisa menghemat BBM 40-50% dibanding mobil konvensional.
Baca Juga
Pemerintah Sebut Mobil Hybrid Akan Jadi Produk Unggulan Ekspor RI
“Jadi, perlu sosok kabinet selanjutnya yang dalam visi-misinya tidak hanya propada, namunjuga serius mengembangkan ekosistem EV di sisi industri, lingkungan,maupun nilai ekonominya yang berkelanjutan untuk masa depan Indonesia. Keseriusan ini yang akan menentukan apakah Indonesia bisa menjadi produsen mobil hybrid terbesar di ASEAN. Mobil hybrid juga memiliki potensi besar untuk menjadi solusi di pasar Indonesia, sebagai transisi yang market friendly menuju era mobil listrik sepenuhnya BEV," kata peneliti mobil listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu, dalam seminar “Potensi Besar dan Kebutuhan Insentif Mobil Hibrida di Indonesia” yang diselenggarakan Investortrust, di Jakarta, Rabu (29/11/2023).
HEV EV Terpopuler
Yannes mengungkapan, HEV adalah kategori electrified vehicle terpopuler dan menunjukkan pertumbuhan yang kuat di ASEAN seperti di Thailand dan Indonesia. Hal ini menandakan bahwa konsumen di negara-negara berkembang lebih memilih opsi ini.
Baca Juga
Toyota Dominasi Pasar Mobil Hybrid di Indonesia, Ini Sebabnya
“HEV adalah kategori electrified vehicle terpopuler dan menunjukkan pertumbuhan yang kuat di ASEAN, seperti di Thailand dan Indonesia. Ini karena kombinasi faktor efisiensi bahan bakar, performa, dan cost of ownership,” tandas Yannes.
Harga mobil hybrid tercatat masih jauh lebih murah dibanding BEV.
