2.500 Rumah Tangga di Banten Dapat Listrik Gratis
JAKARTA, investortrust.id -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 2.500 rumah tangga tidak mampu di Provinsi Banten. Pemberian sambungan listrik gratis itu bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-78, Kamis (28/09/2023).
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Havidh Nazif mengatakan, penyalaan pertama program BPBL di Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Kamis (28/9/2023).
Menurut Havidh, dari target 2.500 sambungan di Banten, pada tahun ini Kota Tangerang mendapat alokasi sebanyak 441 rumah tangga yang tersebar di 9 Kecamatan.
Havidh mengatakan meski di perkotaan, ternyata masih banyak rumah yang masih bergabung listrik dengan tetangganya. Padahal menurutnya, saat ini listrik merupakan hal yang dasar dalam kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga
"Masih banyak yang nyantol ke tetangga, kadang ada yang diminta bayar tinggi, sekarang pakai token jadi bisa mengontrol penggunaaan listrik sendiri," ujar Havidh dalam keterangan tertulis Kementerian ESDM yang dikutip Jumat (29/09/2023).
Hingga Juni 2023, Rasio Elektrifikasi (RE) yang merupakan perbandingan jumlah rumah tangga yang berlistrik dengan total rumah tangga se-Indonesia telah mencapai 99,70%. Salah satu upaya pemerintah, untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan membantu masyarakat memperoleh akses listrik adalah melalui program BPBL tersebut, selain perluasan jaringan melalui program listrik perdesaan.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR-RIZulfikar Hamonangan menyampaikan bahwa masih terdapat 47 desa yang belum tersentuh dengan listrik dengan total rumah tangga lebih dari 1,2 juta.
"Akses yang sulit yang membuat pemerataan listrik menjadi terkendala, PLN harus mencari solusi terkait terkendala tersebut," tegas Zulfikar.
General Manager PT PLN (Persero) UID Banten Abdul Mukhlis menyampaikan bahwa Kementerian ESDM menugaskan PLN untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan BPBL. Pada wilayah Banten ditargetkan sebanyak 2.500 rumah.
Baca Juga
Usulkan Subsidi Listrik Rp 73,24 Triliun, Ini Alasan Menteri ESDM
"Sudah hampir 100% dari target yang telah ditetapkan pemerintah dan PLN optimis akan menyelesaikan target tersebut secepatnya" ujar Mukhlis.
Asisten Daerah 1 Kota Tangerang Deni Koswara menyampaikan keterkejutannya bahwa masih ada warganya di perkotaan yang masih belum memiliki listrik.
"Ternyata di wilayah kepadatan penduduk yang cukup tinggi masih ada yang belum mendapatkan listrik, ternyata karena menyalur dari tetangga. Hal tersebut menjadi data kami di walikota terkait ini," ungkap Deni.
Suci Lestari, salah satu warga penerima manfaat di Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mengucapkan rasa terima kasih atas bentuk perhatian pemerintah melalui listrik. Wanita yang berprofesi sebagai pembuat sablon pakaian ini bersyukur kini tidak lagi menyambung listrik dari tetangganya.
Baca Juga
Dukung Emisi Nol Bersih 2060, PLN dan Mitra Konversi Motor Listrik
"Alhamdulillah, biasanya kami bayar listrik sebesar Rp350.000 sekarang perbulan kurang dari Rp100.000," ujar Suci.
Penerima manfaat BPBL lainnya Muanih, warga Kecamatan Pinang yang bekerja sebagai asisten rumah tangga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah.
"Alhamdulillah saya sangat senang dan tentunya meringankan beban saya perbulannya" kata Muanih.
