BPS: Volume Impor Beras Januari 2024 Turun Drastis
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan impor beras pada Januari 2024. Total impor beras bulan pertama tahun 2024 hanya mencapai 443,9 ribu ton.
“Impor beras Januari 2024 adalah senilai US$ 279 juta,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di kantornya, Jakarta, Kamis (15/02/2024).
Baca Juga
Total impor tersebut, terang dia, turun sebesar 16,53%, dibandingkan bulan Desember 2023. Saat itu, impor beras Indonesia tercatat sebesar 531,8 ribu ton. Tapi, secara tahunan, impor beras Indonesia mengalami kenaikan drastis mencapai 82,2% yang pada Januari 2023 mencapai 243,6 ribu ton.
Berdasarkan data impor beras BPS, volume impor Januari 2024 utamanya berasal dari Thailand, Pakistan, Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Volume impor dari masing-masing negara tersebut di antaranya, impor beras dari Thailand sebesar 237,6 ribu ton, impor beras dari Pakistan sebesar 129,8 ribu ton, impor beras dari Myanmar sebesar 41,6 ribu ton, impor beras dari Vietnam sebesar 32,3 ribu ton, dan impor beras dari Myanmar sebesar 2,5 ribu ton.
Amalia mengatakan, nilai impor beras yaitu Thailand dengan nilai US$ 153 juta, Pakistan senilai US$ 79,3 juta, dan Myanmar US$ 23,98 juta. Angka ini mengalami kenaikan drastis, dibandingkan total impor beras pada Januari 2023 yang mencapai US$ 118,7 juta.
Baca Juga
Pemerintah Segera Impor Beras, Tapi Tak Rugikan Petani, Kok Bisa?
“Nilai impor beras secara month to month turun sebesar 16,73% tapi secara year on year naik sebesar 135,12%” ujar dia.
Amalia mengatakan, impor beras ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan pemerintah, sehingga pola impor tidak bisa diketahui secara pasti.
“Tidak ada yang bisa kita ketahui secara pasti tergantung dari kebijakan impor beras tersebut yang ditetapkan pemerintah,” ujar dia.

