Sentuhan HCML Tingkatkan Daya UMKM Pulau Mandangin
MADURA, Investortrust.id - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Husky - CNOOC Madura Limited (HCML) terus berupaya untuk meningkatkan ekonomi warga di desa Kepulauan Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur melalui pelatihan dan bantuan operasional. Program Pengembangan Masyarakat (PPM) digelar untuk mendorong masyarakat Desa Mandangin bisa mengembangkan usahanya.
“Melalui PPM ini, HCML berharap dapat membantu masyarakat yang terdampak di daerah kerja HCML,”kata Head of Field Relation, Ali Aliyuddin pada Kunjungan Lapangan Media Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan KKKS di Madura, Kamis (2/10/2023).
Baca Juga
Kurangi Emisi Karbon, HCML Akan Kembangkan Carbon Capture Storage
“Program ini merupakan bukti komitmen kami dalam memberikan manfaat positif kepada masyarakat terdampak di sekitar wilayah kerja HCML,” ujar Ali.
Ali menambahkan, HCML mendapatkan bantuan dari Tim pembina dan JASMAS (Jaringan Aspirasi Masyarakat) yang meninjau kondisi dan kebutuhan masyarakat Pulau Mandangin, untuk menentukan bantuan yang tepat untuk disalurkan kepada masyarakat.
“Kami biasanya melihat terlebih dahulu kebutuhan masyarakat dan aspirasi apa saja yang disampaikan masyarakat, baru menentukan program yang tepat untuk pemberdayaan masyarakat Pulau Mandangin. Selain bidang ekonomi, HCML juga memberi perhatian pada bidang pendidikan, kesehatan dan Lingkungan Hidup dalam melaksanakan PPM ini,” ujar Ali.
Omzet UMKM Binaan HCML Meningkat 70%
Beberapa UMKM seperti Bengkel Motor Bukhori Muslim dan Dapoer Haidar telah merasakan manfaat dari PPM ini.
Dibangun tahun 2018, Dapoer Haidar adalah UMKM Makanan yang mendapat pelatihan bisnis serta bantuan fasilitas berupa alat masak sejak tahun 2019. Setelah mendapat binaan dari HCML, omzet Dapoer Haidar dapat meningkat 70% dalam 1 tahun.
Baca Juga
“Sebelum diberi pembinaan oleh HCML, dulu omzet hanya Rp300.000 - Rp500.000 per bulannya. Tapi semenjak diberi pelatihan dan dibekali pengetahuan penjualan lewat online, penghasilan bisa meningkat, sekarang bisa jutaan per bulan,” tutur Pemilik Dapoer Haidar, Diana Safira.
Diana mengaku bahwa sebelum dibina oleh HCML, pembeli produknya hanya berasal dari masyarakat sekitar Desa Mandangin. Sekarang, ia bisa mengembangkan pasarnya hingga seluruh Indonesia melalui marketplace. (CR-4)

