Disuntik PMN Rp 10 Triliun, PII Mampu Menjamin Proyek Infrastruktur Rp 474 Triliun
JAKARTA, investortrust.id –PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) telah mendapat suntikan modal pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 10 triliun. Namun, institusi ini mampu menjamin proyek bernilai total Rp 474 triliun, atau dengan leverage lebih dari 40 kali.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) mampu meneruskan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Dia berpesan agar seluruh jajarannya secara aktif mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah pembangunan infrastruktur di Indonesia.
“Teruslah membangun masa kini dan masa depan Indonesia. Dunia internasional akan melihat apakah Indonesia mampu meneruskan perjalanan kita membangun secara sustainable dan dengan good governance,” kata Sri Mulyani dalam keterangan resminya, Jumat (5/1/2024).
Menkeu mengatakan, dalam perayaan ulang tahun ke-14, PT PII telah menorehkan berbagai capaian. Salah satunya dari sisi ekuitas yang terus bertambah.
PT PII, kata Sri Mulyani, mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1 triliun. Angka PMN itu kemudian naik menjadi Rp 10 triliun.
“Kemudian organik naik jadi Rp 16 triliun, untuk menjamin yang nilainya di atas Rp 90 triliun dengan nilai proyek Rp 447 triliun lebih dari 40 kali leverage dari modal yang ditanamkan pemerintah,” kata dia.
Sri Mulyani berharap kemampuan PT PII dapat terus mendukung pembangunan infrastruktur di sektor yang luas untuk menciptakan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan.
“Indonesia sebagai negara berkembang dengan jumlah penduduk 270 juta, dengan geografi yang luas, tiga zona waktu berbeda, kebutuhan infrastruktur itu sangat nyata,” kata dia.
Selain mampu menaikkan ekuitas, PT PII kini juga menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kerja sama dengan LPDP melebarkan jangkauan karena proses kerja sama dengan banyak universitas.
“LPDP sudah mengirimkan lebih dari 40.000 mahasiswa dalam dan luar negeri. Puluhan ribu harusnya community of practice -nya dikombinasikan dengan PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) itu jumlahnya harusnya sudah ribuan. Karena 14 tahun, 47 proyek, angkanya Rp 474 triliun,” kata Menkeu.
Sri Mulyani berharap PT PII dapat memperlebar ekosistem, menambah jumlah praktisi, luasan kolaborasi dengan institusi lain, dan merambah ke penanganan perubahan iklim. Dia menyebut untuk mengatasi masalah climate change, PT PII akan berhubungan dengan penggunaan lahan, hutan, dan sektor energi.
Baca Juga
Kemenkeu Tunggu Kajian PT PII Siapkan Desain Pemanfaatan Aset di Ibu Kota Lama

