Menperin Sebut Sagu Bisa Jadi Alternatif Pengganti Nasi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, sagu bisa menjadi sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.
Pasalnya, kata Menperin Agus Gumiwang, Indonesia memiliki lahan sagu yang diperkirakan mencapai 5,5 juta hektare, dan berpotensi menghasilkan 34,3 juta ton pati sagu.
“Sagu berpotensi dikembangkan sebagai alternatif bahan pangan sumber karbohidrat utama nasional,” ucap Menperin Agus Gumiwang dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/3/2024).
Baca Juga
Industri Mamin Kian Lezat, Menperin: Nilai Ekspor 2023 Capai Rp 658 Triliun
Menurut Menperin Agus, produk olahan sagu berupa beras analog sagu berpotensi menjadi pangan utama pengganti beras terutama pada saat terjadinya kelangkaan beras.
“Beras analog sagu juga memiliki keunggulan berupa kandungan resistance starch yang tinggi dan kadar glikemiks indeks yang rendah sehingga baik untuk mencegah diabetes,” paparnya.
Baca Juga
ASDP Berkolaborasi dengan tiket.com Tingkatkan Digitalisasi Pemesanan Tiket Kapal Ferry
Adapun, Kemenperin tengah menyelenggarakan bazaar Lebaran yang diharapkan bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan berbagai produk industri makanan dan minuman, sekaligus memperlihatkan tren permintaan terhadap barang kebutuhan pokok terus meningkat.
“Sekaligus membantu masyarakat dalam mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” tandas Menperin Agus Gumiwang.

