KAI Umumkan Perubahan KAI Access Jadi “Access”, Berikan Fitur Tambahan
JAKARTA, Investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembangkan aplikasinya "KAI Access" dan ditingkatkan fiturnya sekaligus mengubah nama aplikasinya menjadi "Access". Langkah ini dilakukan sebagai respons meningkatnya kebutuhan digitalisasi pada pengguna kereta api.
Perubahan dari KAI Access menjadi Access ini hasil masukan yang dari para pelanggan melalui Playstore, App Store, Contact Center CC121, hasil survei kepuasan pelanggan, serta saran dari konsultan KAI. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk memfasilitasi perjalanan kereta api dengan fitur-fitur inovatif.
Baca Juga
KAI Tawarkan Kereta Ekonomi New Generation, Wahana Murah Tanpa Kehilangan Kenyamanan
"Dengan peluncuran aplikasi Access ini, kami berupaya untuk semakin memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan digital, untuk mendukung kebutuhan pengguna. Ini juga merupakan salah satu inovasi digital dari KAI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan," kata Vice President of Public Relations PT KAI Joni Martinus dalam pernyataan yang diterima, Senin (9/10/2023).
KAI juga telah mengembangkan sejumlah fitur layanan baru, seperti Trip Planner yang memungkinkan pengguna Access merencanakan perjalanan wisata. Berikutnya Hotel Reservation yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pemesanan hotel, lalu Live Tracking yang memungkinkan pengguna melacak lokasi perjalanan kereta secara real-time. Informasi Live Tracking akan tersedia saat kereta mulai bergerak, sehingga pengguna dapat mengetahui posisi kereta dan lokasi saat ini. Selanjutnya adalah fitur Loyalty Point yang mengembangkan program loyalitas Railpoin. Sebelumnya, Railpoin hanya dapat digunakan untuk pembelian tiket kereta, namun sekarang pengguna dapat menukarkan Railpoin untuk berbelanja di merchant-merchant yang bekerja sama dengan KAI.
Baca Juga
Tingkat Emisi Rendah, Kereta Api Bisa Dapat Pembiayaan Hijau
Selain keempat fitur unggulan tersebut, pelanggan juga dapat memanfaatkan beragam fitur lainnya, seperti pemesanan tiket Commuterline, KA Bandara, Single Sign On, pendaftaran Face Recognition Boarding Gate, dan transfer tiket.
“Peluncuran aplikasi Access diharapkan akan meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi milenial dan generasi Z, untuk menggunakan layanan transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, sehat, dan tepat waktu," tutup Joni.

