KAI Luncurkan Super App C-Access, Ini Dia Fitur-Fiturnya
JAKARTA, investortrust.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan inovasi untuk melayani dan memudahkan pelanggannya. Terbaru, mereka meluncurkan aplikasi C-Access yang rencananya akan diresmikan pada Sabtu, 2 Desember 2023 mendatang.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto menjelaskan, C-Access ini merupakan super app-nya KAI Commuter yang awalnya dikenal dengan nama KRL Access. Aplikasi tersebut mereka kembangkan sehingga menjadi lebih user friendly, dengan fitur-fitur yang baru, sehingga memudahkan pengguna KRL untuk menikmati.
Disebutkan oleh Asdo bahwa KAI juga bekerja sama dengan Google dalam pengembangan C-Access. Sehingga di aplikasi tersebut ada fitur journey planer. Dengan demikian pelanggan akan mudah menemukan stasiun. Karena tidak semua orang hafal posisi stasiun.
“Misal posisi di Sudirman, stasiun yang terdekat di mana? Nanti akan dibantu oleh Google Map. Selain itu bisa melihat kepadatan. Seperti di sini stasiun kan jaraknya berdekatan, seperti Juanda, Gondangdia, Cikini. Kalau kita berada di sekitar stasiun itu kita bisa melihat yang paling padat stasiun mana,” terang Asdo dalam konferensi pers yang digelar di Stasiun Gambir, Jumat (24/11/2023).
Baca Juga
Tiket Pesawat, Kereta Api, dan Kapal Laut untuk Libur Nataru Sudah Bisa Di-booking
Lebih lanjut Asdo memaparkan, melalui C-Access tersebut pelanggan yang ada di stasiun juga bisa melihat gerbong mana yang masih longgar pada kereta yang akan dinaiki. Akan ada indikator-indikator, seperti misalnya warna merah yang artinya gerbong penuh.
“Kenapa kita develop ini? Karena kebiasaan pengguna KRL ini tidak menyebar. Biasanya turun tangga, di eskalator, ya sudah berdirinya di sekitar situ, sehingga di gerbong-gerbong tertentu penuh. Padahal di gerbong lain masih ada yang longgar,” ujar Asdo.
Tidak hanya itu, Asdo juga menyampaikan bahwa KAI pun berkolaborasi dengan Bank Mandiri. Diharapkan kerja sama ini bisa semakin memudahkan masyarakat yang hendak bepergian menggunakan layanan kereta api.
“Kita di-support penuh, terutama kerja sama dalam super app dan sistem pembayaran, payment gateway, top-up, dan sebagainya kita didukung oleh Livin. Mudah-mudahan semakin kuat perkembangan super app C-Access ini,” kata Asdo.
Selain itu, KAI Commuter juga disebut Asdo sedang mengembangkan KMT Virtual yang bisa terhubung dengan gadget pelanggan. Jadi untuk pelanggan yang KMT-nya tertinggal, mereka bisa menggunakan gadget-nya sebagai pengganti.
“Di gadget itu akan muncul KMT virtual, yang nanti bisa seperti KMT fisik aslinya, yang bisa langsung di-tap di e-gate,” pungkasnya.
Asdo menyebutkan, saat ini rata-rata pengguna commuter line per hari sejumlah 900-950 ribu pengguna. Sementara untuk weekend lebih sedikit, sekitar 700 ribuan. (CR-8)

