KKP Sebut Kontribusi Perikanan Tangkap Masih Kecil terhadap PDB
JAKARTA, investortrust.id-- Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Trian Yunandamengatakan, kontribusi perikanan tangkap masih kecil yaitu 2,59% dari PDB nasional.
Karena itu, menurut dia, kontribusi perikanan tangkap dalam penyediaan pangan nasional harus diperhatikan beberapa standardisasinya.
Trian menegaskan ada dua hal penting yang harus diperhatikan yaitu hasil penangkapan ikan yang legal secara regulasi dan hasil produk yang tersertifikasi.
“Ada 2 hal yang perlu diperhatikan, pertama adalah market (nasional maupun internasional) harus memastikan produk adalah hasil penangkapan ikan yang legal, yang dilaporkan, dan yang teregulasi. Kemudian dari sisi kualitas dari penangkapan ikan yang baik, hasil produknya juga tersertifikasi. Jadi, proses social engineering-nya ditekankan disitu dan ini masih berjalan terus,” jelasTrian di Media Centre Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (6/12/2023).
Terkait kapasitas perikanan tangkap nasional, di tahun 2023, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) KKP menargetkan produksi perikanan tangkap sebesar 8,73 juta ton. Sedangkan untuk tahun 2022, produksi perikanan tangkap tercatat mencapai 7,99 juta ton. (CR-3)

