Hari Ritel Nasional 2026, Mendag Budi Ajak UMKM Gencar Masuk Ritel
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus memperluas pemasaran produknya hingga ke jaringan distribusi ritel modern. Keberhasilan menembus ritel modern menandakan bahwa produk UMKM mampu memenuhi standar kelayakan dan menunjukkan daya saingnya.
Pencapaian ini sekaligus membuka peluang lebih besar bagi produk UMKM untuk mengakses pasar global. Mendag Busan menyampaikan hal tersebut pada Pembukaan (Kick Off) Hari Ritel Nasional (HRN) 2026 di Bandung, Jawa Barat. HRN 2026 mengusung tema “Ritel Indonesia Maju: Menguatkan Produk Bermutu, Menggerakkan Ekonomi Indonesia”.
Momentum ini menjadi upaya pemerintah dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri melalui jaringan ritel. Menurut Mendag Budi, ritel modern menjadi etalase bagi produk-produk berkualitas yang sudah terstandardisasi.
"Kemendag bersama pemerintah daerah bekerja sama dengan asosiasi ritel untuk mendampingi para UMKM agar produknya bisa diterima di ritel modern. Selain itu, produk yang sudah dikurasi ritel akan lebih mudah mendapat kesempatan ekspor,” ujar Mendag Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/11/2026).
Mendag menggambarkan potensi produk Indonesia di pasar global melalui pencapaian Trade Expo Indonesia 2026 pada 14–18 Oktober 2026 lalu. Pameran tersebut mencatatkan potensi transaksi US$ 22,94 miliar atau sekitar Rp414,13 triliun. Khusus UMKM, potensi transaksi tercatat senilai US$ 510,79 juta. Kemendag pun terus mengakselerasi ekspor produk UMKM melalui jaringan 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara mitra dagang.
Baca Juga
“Kemendag memfasilitasi pelaku usaha untuk makin berdaya saing di pasar domestik dan ekspor. Kami harap, Ibu dan Bapak yang telah masuk ritel modern dapat mengembangkan pasar ekspor,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Aprindo Solihin, mengapresiasi HRN 2026 yang didukung oleh Kemendag dan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Ia menyatakan, Aprindo siap mendukung pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan produk Indonesia melalui jaringan ritelnya.
"Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas kesempatan bagi produk Indonesia melalui penjualan di ritel modern,” imbuh Solihin.
