Perkuat Ekonomi Digital, XLSmart Sisternet Jangkau 1,6 Juta Perempuan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memperkuat pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan digital dan pengembangan usaha. Upaya tersebut dibawa perusahaan dalam forum W20 USA International Summit 2026 yang berlangsung di Vermont, Amerika Serikat, pada 12-14 Oktober 2026.
Sebagai satu-satunya perusahaan telekomunikasi dalam delegasi W20 Indonesia 2026, XLSmart berbagi pengalaman melalui program XLSmart Sisternet. Perusahaan mendorong pemanfaatan konektivitas dan teknologi digital untuk memperluas peluang ekonomi perempuan.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys mengatakan partisipasi Indonesia dalam forum global harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, kolaborasi dan pembelajaran tersebut dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Indonesia, terutama dalam meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Melalui gerakan #1JutaSisterDigital dan berbagai program pemberdayaan, XLSmart Sisternet telah menjangkau lebih dari 1,6 juta penerima manfaat. Jangkauan tersebut berasal dari aplikasi digital, pelatihan, kegiatan tatap muka, serta berbagai aktivitas pemberdayaan lainnya.
Program ini melanjutkan kontribusi perusahaan dalam agenda W20 sejak Presidensi G20 Indonesia pada 2022 melalui W20 Sispreneur. Saat itu, program tersebut melibatkan lebih dari 1.000 perempuan pelaku usaha dari berbagai daerah untuk mengikuti pembelajaran kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi digital.
Baca Juga
AXIS Nation Cup 2026 Jadi 'Senjata' XLSmart Gaet Pelanggan Muda
Dalam W20 USA 2026, perwakilan XLSmart, GM Corporate CSR & Channel Strategy, Adelia Theresa Panjaitan turut memaparkan pengalaman pengembangan XLSmart Sisternet. Program tersebut menghubungkan literasi digital, peningkatan kapasitas, kewirausahaan, dan pengembangan kepemimpinan perempuan.
Pengembangan ekosistem ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. XLSmart memperkuat pembelajaran digital melalui aplikasi Sisternet dan fitur DigiHer, serta pengembangan kepemimpinan melalui program Female Future Leader.
Merza menilai, pemerataan konektivitas perlu diikuti peningkatan keterampilan agar teknologi bisa dimanfaatkan secara produktif. “Konektivitas membuka pintu kesempatan, tetapi keterampilan dan pendampingan yang menentukan sejauh mana kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan,” tutupnya.
Sekadar informasi, W20 USA International Summit 2026 membahas sejumlah agenda pemberdayaan ekonomi perempuan, mulai dari kewirausahaan, inklusi keuangan dan digital, hingga perluasan kesempatan ekonomi. Delegasi Indonesia juga mendorong gagasan W20 Expo sebagai ruang promosi produk UMKM perempuan, perluasan jejaring usaha, dan pembukaan peluang kolaborasi internasional.
