Sambut International Womens Day 2024, XL Axiata dan OCBC Hadirkan Wajah Baru di Sisternet
JAKARTA, investortrust.id - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) menyambut International Womens Day 2024 melalui program Sisternet dengan fitur baru yakni “Finansister”. Dengan inovasi baru ini, XL Axiata optimistis Sisternet akan menjadi ekosistem digital perempuan Indonesia yang mampu mendorong para pelaku usaha perempuan (womenpreneur) Indonesia dalam berkarya serta memaksimalkan potensi yang mereka miliki, serta mampu ‘naik kelas’.
Komisaris Independen XL Axiata, Yasmin S. Wirjawan mengatakan, kolaborasi XL Axiata dengan OCBC kali ini sebagai dukungan atas perempuan di Indonesia untuk meraih kemandirian finansial.
“Melalui fitur baru Finansister, Sisternet menghadirkan sebuah solusi digital untuk mendukung womenpreneur dalam mengatur keuangan, sekaligus edukasi literasi keuangan yang diperlukan. Untuk peningkatan literasi digital keuangan yang meliputi pengetahuan dan informasi tentang perkembangan keuangan digital, sertamemudahkanuntuk mengakses produk dan layanan sektor jasa keuangan secara cepat dan mudah, XL Axiata berkolaborasi dan bersinergi dengan menggandeng OCBC,” tandas Yasmin dalam Zoom meeting di XL Axiata Tower, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2024).
Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir turut menyampaikan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 yang menunjukkan fakta menarik terkait literasi keuangan masyarakat Indonesia.
Baca Juga
Dalam survei tersebut terungkap tingkat literasi keuangan perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki dengan selisih 50,33% dan 49,05%. Meski inklusi keuangan masih didominasi kelompok laki-laki sebesar 86,28%, kenaikan angka literasi keuangan perempuan menjadi sebuah pertanda bahwa pemahaman perempuan Indonesia tentang layanan keuangan semakin baik.
“XL Axiata berharap mampu berkontribusi dalam memberikan edukasi literasi digital bagi kalangan womenpreneur, yang didukung oleh layanan konvergensi dengan keamanan siber terbaik untuk privasi data dan keamanan jaringan internet. Selain itu XL Axiata juga mendukung terus percepatan literasi digital melalui program Sisternet yang menyediakan beragam fitur edukasi untuk Perempuan Indonesia,” lanjut Marwan.
Kolaborasi OCBC & XL Axiata
Direktur OCBC, Lili S. Budiana juga berharap kolaborasi antara OCBC dan XL Axiata dapat mendorong literasi hingga inklusi keuangan, khususnya perempuan Indonesia, melalui Finansister.
“Untuk menuju Indonesia Emas 2045, OCBC percaya bahwa dukungan terhadap perempuan merupakan suatu langkah yang cerdas dan tepat untuk memajukan ekonomi bangsa. Untuk itu, kami senang dapat bekerja sama dengan XL Axiata karena kerja sama strategis CSR antara OCBC dan XL Axiata ini membuat kami dapat menjangkau para member Sisternet dengan tidak hanya memberikan literasi bisnis melalui kelas bisnis dan modul pembelajaran, namun juga inklusi keuangan melalui akses pembiayaan berupa KTA (kredit tanpa agunan) Nyala Bisnis by OCBC,” katanya.
Baca Juga
OCBC dan XL Axiata Hadirkan Fitur Baru di Aplikasi Sisternet, Apa Itu?
“Melalui Finansister, kami berharap OCBC dan XL Axiata dapat terus bersama-sama menciptakan ekosistem yang kondusif untuk UMKM perempuan agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, serta dapat menciptakan dampak yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia,” lanjutnya.
Kerja sama antara OCBC dan XL Axiata dimulai pada tahun 2021 melalui program literasi keuangan dalam bentuk booth camp dan sharing session. Kedua belah pihak bersepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam membawa kalangan womenpreneur semakin siap bersaing dalam menjalankan usahanya.
SME Proposition Division Head OCBC, Sari Kartika menuturkan, saat ini masih ada 66% usaha mikro kecil menengah (UMKM) perempuan yang membutuhkan dukungan bisnis melalui edukasi-edukasi yang sudah diprogramkan.
“Berdasarkan hasil dari OCBC Fitness Index 2023, 66% UMKM perempuan membutuhkan dukungan dari kolega bisnis mereka agar tumbuh berdaya. Adapun bantuan yang diperlukan di antaranya edukasi manajemen bisnis, manajemen operasional, dan edukasi leadership bisnis,” ucap Sari.

