Agrinex 2026 Sukses Angkat Isu Agribisnis, Kolaborasi dengan Kemenko Pangan Disiapkan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Penyelenggara Agrinex Expo 2026 Rifda Ammarina menyebutkan, penyelenggaraan Agrinex 2026 kali ini berhasil mengangkat isu agribisnis melalui berbagai program diskusi dan kegiatan selama penyelenggaraan, meskipun jumlah peserta mengalami penurunan sekitar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.
Rifda mengungkapkan, penurunan jumlah peserta tersebut tidak mengurangi upaya penyelenggara untuk menjadikan agribisnis sebagai topik utama yang dibahas dalam pameran tersebut. “Kalau secara keseluruhan, tema besar ini tersampaikan,” kata Rifda saat ditemui disela-sela acara Agrinex 2026 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Ia menjelaskan, penurunan jumlah peserta antara lain dipengaruhi oleh banyaknya penyelenggaraan pameran dan kegiatan eksibisi lain sepanjang Oktober 2026. Menurutnya, sejumlah kegiatan tersebut mendapat dukungan pembiayaan dari institusi pemerintah, sementara Agrinex diselenggarakan secara mandiri.
Rifda menjelaskan, sejumlah institusi yang menggelar atau mendukung kegiatan pameran pada periode tersebut, antara lain Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Danantara, dan Bank Indonesia.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pameran berskala menengah yang mengandalkan pembiayaan mandiri. Pasalnya, peserta Agrinex harus membayar biaya keikutsertaan, berbeda dengan kegiatan lain yang memperoleh dukungan pendanaan dari institusi terkait.
Baca Juga
“Industri MICE yang skala menengah seperti kami mengalami kesulitan yang luar biasa,” ungkapnya.
Meski menghadapi tantangan dari sisi jumlah peserta, Rifda menilai rangkaian program Agrinex 2026 tetap mampu menghadirkan pembahasan mengenai agribisnis. Dia mengatakan berbagai program diselenggarakan setiap hari untuk menarik minat peserta dan pengunjung.
Ke depan, penyelenggaraan Agrinex juga berpotensi diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah, utamanya Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan). Menurut Rifda, rencana itu telah diungkapkan sebelumnya oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas saat membuka acara Agrinex beberapa hari lalu.
Rifda berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat penyelenggaraan Agrinex pada tahun depan, sekaligus memperluas ruang pembahasan dan pengembangan sektor agribisnis di Indonesia.
“Untuk tahun depan Agrinex adalah kolaborasi antara kami Kadin Indonesia dan Kemenko Pangan,” papar Rifda.
