Agrinex Expo 2026 Hadirkan 'Business Matching' dan Pelatihan AI untuk UMKM Pangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Agrinex Expo 2026 akan menyiapkan program business matching dan pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memperkuat pengembangan usaha serta memperluas akses pasar pelaku sektor pangan dan agribisnis.
Ketua Penyelenggara Agrinex Expo 2026 Rifda Ammarina mengatakan, program business matching tengah dijajaki untuk mempertemukan produsen dengan pembeli atau buyer. Penyelenggara berharap proses persiapan dapat segera diselesaikan sehingga program tersebut bisa diumumkan kepada publik.
“Untuk mempertemukan produsen dengan buyer, saya sedang dalam proses dengan Kadin Indonesia untuk kita mengadakan bisnis matching di Agrinex Expo. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa selesai urusannya, untuk bisa kita publish,” ujar Rifda dalam konferensi persnya yang digelar secara daring, Senin (12/10/2026).
Melalui program tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat menemukan mitra bisnis dan memperluas jangkauan pasar. Petani, misalnya, dapat menjajaki peluang memasok hasil pertanian kepada perusahaan yang membutuhkan bahan baku, sedangkan eksportir berpeluang menemukan sumber produk untuk dipasarkan ke luar negeri.
Baca Juga
Agrinex Expo 2026 Buka Jalan UMKM Pangan Tembus Pasar Lebih Luas
Selain business matching, menurut Rifda pameran yang rencananya akan digelar dari 23-25 Oktober mendatang ini akan menghadirkan pelatihan AI melalui kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada 24 Oktober 2026.
Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada peserta pameran dan pengunjung, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pangan dan pertanian, untuk mengenal pemanfaatan AI dalam pengembangan bisnis.
Penyelenggara mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut dari program serupa yang sebelumnya digelar di Kadin Indonesia dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Tingginya minat tersebut mendorong penyelenggara untuk kembali mengadakan pelatihan dengan menjangkau lebih banyak pelaku usaha melalui Agrinex Expo. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan mengenai teknologi digital yang semakin relevan bagi kegiatan bisnis.
“Yang sangat menarik karena bulan lalu kita bikin di Kadin itu overcapacity jadinya. Banyak banget orang ingin ikut, tapi kita batasi karena tempat yang terbatas,” ungkapnya.
